BALIKPAPAN-Dua pekan terakhir, ulah hacker Bjorka terus menyita perhatian publik Tanah Air. Bagaimana tidak, hacker yang mengaku berasal dari Polandia ini kerap membocorkan data milik pemerintah, termasuk data pribadi pejabat.
Salah satu pejabat yang datanya dibocorkan Bjorka ke publik adalah Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar.
Akibat ulah Bjorka, nomor handphone milik politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) inipun tersebar luas. Dampaknya, ribuan pesan langsung masuk begitu nomor hapenya tersebar luas.
"Saya sampai harus ganti nomor karena ribuan pesan masuk. Bahkan hape saya sampai rusak karena WA (Whatsapp) masuk terus," kata dia selepas membuka Musyawarah Pimpinan Wilayah (Muspimwil) PKB Provinsi Kaltim, Sabtu (17/9) siang.
Di sisi lain, bocornya informasi pribadi sejumlah pejabat sekaligus data milik pemerintah disebut Muhaimin harus menjadi pembelajaran dan perhatian serius. "Artinya perlindungan data harus benar-benar ditingkatkan," kata dia.
Apalagi, lanjut dia, data yang diklaim bocor adalah data di aplikasi PeduliLindungi, yang notabene dikelola pemerintah. "Pemerintah harus bertanggung jawab untuk menajaga data milik masyarakat ini," pungkas Cak Imin. (hul)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan