BALIKPAPAN-Kantor Kesyahbandara dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan menggelar coffee morning dengan mengundang instansi dan stake holder yang terkait dengan penyelanggara kepelabuhan, Jum'at (25/8) pagi.
Kepala KSOP Kelas I Balikpapan Capt Mugen S Sartoto mengatakan lewat coffee morning ini dia ingin meningkatkan sinergitas di antara regulator (KSOP) dengan mereka yang terkait dengan penyelanggara pelabuhan, baik dari para pengusaha maupun dari perwakilan pemerintah.
"Lewat kesempatan ini tentu saja kami sebagai regulator ingin membangun komunikasi yang baik supaya aturan yang ada di Kementerian Perhubungan bisa tersampaikan," kata Mugen.
Selain soal aturan, Mugen juga berharap lewat agenda coffee morning ini semua persoalan yang terjadi di sektor pelabuhan bisa diselesaikan.
"Tadi selama diskusi tidak ada persoalan yang terlalu signifikan. Artinya pengelolaan pelabuhan di Balikpapan sudah cukup bagus," ungkap Mugen.
Kepala Kejaksaan Negeri Balikpapan Slamet Riyanto menegaskan pihaknya siap bersinergi dalam mengawasi praktik distribusi logistik barang maupun orang di pelabuhan. Ini, kata dia juga sejalan dengan komitmen Jaksa Agung.
"Apalagi Balikpapan menjadi pintu masuk barang maupun orang dalam pembangunan IKN. Tentu ini akan menjadi atensi kami," kata Slamet.
Kejaksaan, sebut dia juga berkomitmen melakukan pengawasan maupun penegakan hukum terhadap praktik-praktik mafia di pelabuhan. Komitmen tersebut, kata Slamet bakal diimplementasikan dengan membentuk tim khusus.
Acara coffe morning yang berlangsung di halaman kantor KSOP Kelas I Balikpapan tersebut turut dihadiri perwakilan Kantor Bea dan Cukai Kota Balikpapan, Balai Karantina, Imigrasi, Pelindo, TNI AL, Polsek KP3 Semayang, Kantor Kesehatan Pelabuhan dan asosiasi yang selama ini bergerak di bidang kepelabuhan. (hul)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan