BALIKPAPAN-Pergerakan kapal di perairan Teluk Balikpapan mengalami peningkatan signifikan seiring dengan masifnya pembangunan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan Capt Mugen S Sartoto mengatakan, hingga Juli kemarin tercatat pergerakan kapal khusus angkutan logistik pembangunan IKN mencapai 171.
"Ada peningkatan cukup signifikan jika dibanding tahun lalu di mana pergerakan kapal khusus angkutan logistik hanya 54," kata Mugen kepada Prokal.co, Jum'at (25/8) pagi.
Pria yang pernah menjabat Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ini meyakini pada September nanti traffic kapal bakal meningkat tajam.
"Kami mendapat informasi bahwa September nanti pihak swasta akan mulai membangun juga di IKN, artinya lalu lintas kapal logistik akan semakin tinggi. Kalau selama ini kan hanya (kapal) dari pemerintah," kata dia.
Tingginya traffic di kawasan Teluk Balikpapan, kata Mugen tentu akan berpotensi menimbulkan kepadatan dan meningkatnya risiko kecelakaan. Soal itu, Mugen mengaku sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.
"Kami sudah siapkan pengaturan khusus jika memang traffic-nya padat atau sampai mengalami stagnasi," ungkap pria kelahiran Karanganyar, Jateng ini.
Pengaturan khusus itu, kata dia termasuk menyusun ulang area labuh. "Tapi semoga saja tidak sampai ada stagnasi ya," harap dia.
Di sisi lain, sejauh ini KSOP sudah menyiapkan 16 titik labuh dengan pemanfaatan garis pantai yang dikelola swasta. Dari 16 titik itu, Mugen tak semuanya dipadati kapal angkutan logistik.
"Ada yang padat ada juga yang lengang. Pengusaha pasti sudah berhitung untuk menentukan pilhannya," jelasnya. (hul)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan