BALIKPAPAN-Cuaca terik tak menyurutkan langkah Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto. Rabu (1/11) kemarin, Menteri Hadi "blusukan" di Balikpapan dan menyerahkan sertifikat tanah secara door to door kepada sejumlah warga di Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur.
Penyerahan sertifikat hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) itu berlangsung di RT 81 Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur.
Secara simbolis, Menteri Hadi menyerahkan sertifikat tanah kepada 10 warga, dari total 90 penerima sertifikat. Selain menyerahkan sertifikat, pria yang juga mantan Panglima TNI ini menyempatkan berbincang dengan warga.
Dia juga memastikan, pengurusan sertifikat tanah ini tidak dipungut biaya. "Hanya biaya materai saja. Wali Kota Balikpapan juga sudah membebaskan biaya BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan atau Bangunan) ya, " ucap Hadi.
Kepada warga, Menteri Hadi berpesan agar dapat menjaga surat tersebut dengan baik. Ia juga mengingatkan bahwasanya surat tersebut dapat dijadikan modal untuk mengembangkan usaha.
"Sertifikat ini bisa untuk dijadikan modal usaha," kata Menteri Hadi kepada salah satu warga penerima sertifikat.
Menteri Hadi juga menyebut kepada masyarakat yang ada bahwa bidang tanah di Balikpapan sudah hampir seluruhnya terdaftar. Dari target PTSL di Balikpapan, yang mencapai 248.000 bidang, saat ini sudah ada 236.000 bidang yang selesai. "Artinya sudah 96 persen. Jadi sudah bisa kita deklarasikan Balikpapan menjadi Kota Lengkap," kata dia.
Menteri Hadi menargetkan, Kota Balikpapan dapat dideklarasikan menjadi Kota Lengkap pada akhir tahun 2023 nanti. Dengan menjadi Kota Lengkap, tanah di Balikpapan ke depannya dipastikan aman dari mafia tanah.
"Kalau sudah Kota Lengkap berarti seluruh tanah di wilayah Balikpapan ini sudah terdaftar. Kalau sudah terdaftar, aman sudah tidak ada mafia tanah bermain di sini," ucapnya.
Selain terhindar dari mafia tanah, dengan lengkapnya bidang tanah terdaftar di Balikpapan dapat menghindari risiko konflik antar tetangga. "Antara tetangga kiri-kanan batasnya jelas sudah, tidak ada lagi caplok atau cekcok antar tetangga," lanjut Menteri Hadi.
Salah satu warga, Muhammad Hasyim nampak antusias menerima sertifikat tanah langsung dari Menteri Hadi. "Tentu saja senang, saya ucapkan terima kasih Pak Hadi," ujar dia.
Ditambahkan Kepala ATR/BPN Balikpapan, Herman Hidayat, progran PTSL ini untuk pendaftaran seluruh pemetaan Kota Lengkap. "Untuk di Kota Balikpapan, pemetaan targetnya minggu ini sudah 100 persen," pungkasnya. (hul)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan