BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan bersama DPRD Kota Balikpapan tengah menseriusi langkah pemutakhiran regulasi daerah di sektor pariwisata. Proses revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Kepariwisataan kini memasuki tahap krusial setelah melalui serangkaian kajian mendalam dan tinjauan teknis. Langkah ini diambil guna memastikan payung hukum sektor pariwisata tetap relevan dengan dinamika pembangunan nasional, terutama dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menjelaskan bahwa revisi ini merupakan kebutuhan mendesak. Hal ini dikarenakan regulasi yang ada saat ini belum mengakomodasi peran strategis Balikpapan sebagai kota penyangga utama IKN. Penyesuaian kebijakan menjadi sangat penting mengingat posisi Balikpapan yang kini menjadi pintu gerbang sekaligus penyedia layanan dan destinasi pendukung bagi ibu kota baru tersebut.
Selain mengintegrasikan isu IKN, fokus utama dalam perubahan regulasi ini adalah penguatan peran pramuwisata. Pemerintah kota berencana mengatur lebih tegas mengenai standarisasi dan kewajiban penggunaan pemandu wisata dalam setiap kegiatan tur di Balikpapan. Langkah ini terinspirasi dari keberhasilan daerah lain yang telah menerapkan aturan serupa untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberikan kepastian profesi bagi para pelaku jasa informasi pariwisata lokal.
Ratih juga memberikan gambaran mengenai agenda legislasi selanjutnya. Setelah pembahasan di sektor pariwisata rampung, Pemkot Balikpapan akan segera beralih pada revisi Perda Keolahragaan. Pemutakhiran aturan di bidang olahraga dinilai tak kalah penting mengingat pesatnya perkembangan organisasi olahraga di Balikpapan yang kini telah menaungi sekitar 66 cabang olahraga aktif.
Melalui penguatan regulasi ini, program pembangunan olahraga diharapkan dapat lebih terukur sesuai dengan Indeks Pembangunan Olahraga yang didukung oleh sarana serta prasarana yang memadai. Dengan penyempurnaan di kedua sektor tersebut, Balikpapan optimis dapat meningkatkan daya saing daerah, menciptakan pariwisata yang berkelanjutan, dan melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas dalam menghadapi tantangan masa depan sebagai mitra strategis IKN. (*)
Editor : Indra Zakaria