Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Truk ‘Overload’ Picu Maut di Kapal Feri, Wakapolda Kaltim Tegaskan Keselamatan Penumpang Harga Mati

Redaksi Prokal • 2026-01-29 12:00:00
Peninjauan dilakukan Wakapolda Kaltim sebagai bentuk respons cepat Polda Kaltim terhadap kecelakaan transportasi laut yang menimbulkan korban luka hingga korban meninggal dunia.
Peninjauan dilakukan Wakapolda Kaltim sebagai bentuk respons cepat Polda Kaltim terhadap kecelakaan transportasi laut yang menimbulkan korban luka hingga korban meninggal dunia.

 

PROKAL.CO, BALIKPAPAN- Duka mendalam menyelimuti sektor transportasi laut di Kota Balikpapan setelah insiden maut menimpa Kapal Motor (KM) Dharma Kartika IX pada Selasa pagi (27/1/2026). Peristiwa yang terjadi saat kapal bersandar di Pelabuhan Semayang ini merenggut tiga nyawa penumpang dan menyebabkan sejumlah orang lainnya luka-luka. Merespons tragedi tersebut, Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo langsung meninjau lokasi guna memastikan proses evakuasi dan pengamanan berjalan tanpa kendala.

Tragedi bermula sekitar pukul 06.15 WITA, sesaat setelah kapal rute Parepare–Balikpapan ini menurunkan jembatan rampa (ramp door) untuk proses debarkasi. Berdasarkan pendalaman awal pihak kepolisian, sebuah truk yang diduga membawa muatan berlebih mendadak terguling di dalam area car deck. Ketidakseimbangan beban secara tiba-tiba ini membuat kapal kehilangan kestabilan dan miring secara ekstrem ke sisi kanan, memicu efek domino yang mengerikan di dalam dek kendaraan.

Kepanikan pecah ketika kendaraan-kendaraan lain di dalam dek turut terguling dan saling bertabrakan akibat kemiringan kapal yang tajam. Beberapa penumpang yang saat itu berada di area dek kendaraan tidak sempat menyelamatkan diri dan berakhir tertimpa beban kendaraan yang bergeser. Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol. Yuliyanto, menegaskan bahwa fokus utama Polri saat ini adalah memastikan seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis yang layak.

Di lokasi kejadian, personel gabungan dari TNI-Polri, Basarnas, dan otoritas pelabuhan bekerja ekstra keras melakukan bongkar muat darurat. Langkah ini diambil untuk mengurangi beban di satu sisi dan menstabilkan kembali posisi kapal agar tim evakuasi bisa menyisir seluruh sudut ruangan dengan aman. Tim Pammat Dit Samapta serta Satbrimob Polda Kaltim juga dikerahkan untuk melakukan sterilisasi area dan memastikan tidak ada penumpang yang masih terjebak di dalam kapal yang miring tersebut.

Hingga Selasa siang, kepolisian masih terus melakukan pendataan dan identifikasi korban. Wakapolda Kaltim memastikan bahwa penyelidikan mendalam akan dilakukan secara profesional guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan, terutama terkait faktor muatan truk yang menjadi pemicu awal kemiringan kapal. Sementara itu, aktivitas di dermaga Pelabuhan Semayang dijaga ketat agar proses penanganan darurat ini dapat selesai secepat mungkin dengan tetap mengutamakan keselamatan. (*)

Editor : Indra Zakaria