Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tragedi KM Dharma Kartika IX: Petugas Selidiki Keterlibatan Truk ODOL sebagai Pemicu Kemiringan Kapal

Redaksi Prokal • 2026-01-30 12:00:00
Proses evakuasi korban meninggal dunia karena tertimpa muatan logistik di KM Dharma Kartika IX. (IST.)
Proses evakuasi korban meninggal dunia karena tertimpa muatan logistik di KM Dharma Kartika IX. (IST.)

 

BALIKPAPAN – Proses penyidikan mendalam tengah dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kegagalan stabilitas KM Dharma Kartika IX yang berujung pada insiden maut di Pelabuhan Semayang. Petugas kini memfokuskan penyelidikan pada dugaan keterlibatan kendaraan Over Dimension Overload (ODOL) atau truk bermuatan lebih sebagai pemicu utama miringnya kapal hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan, Capt Weku Frederik Karuntu, menyatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari Marine Inspector, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), dan Kepolisian. Langkah kolaboratif ini diambil mengingat insiden tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia akibat tertimpa muatan logistik saat kapal mengalami kemiringan yang tidak wajar.

Selain mencari penyebab teknis, KSOP juga tengah mengaudit penerapan International Safety Management (ISM) Code pada kapal tersebut. Audit ini bertujuan untuk memastikan apakah seluruh standar operasional prosedur (SOP) keselamatan telah dijalankan dengan benar oleh kru kapal saat proses bongkar muat berlangsung. Meskipun pemeriksaan awal menunjukkan SOP sudah berjalan, namun faktor distribusi beban muatan di dalam geladak masih menjadi tanda tanya besar yang memerlukan pembahasan lebih mendalam.

Capt Weku menjelaskan bahwa setiap pergerakan beban, termasuk pembukaan ramp door, secara alami memang akan membuat kapal mengalami kemiringan kecil. Namun, kestabilan kapal sangat bergantung pada kondisi dan berat muatan di dalamnya pada saat kejadian. Oleh karena itu, Dinas Perhubungan juga turut dilibatkan untuk mengecek spesifikasi truk-truk besar yang diangkut guna memastikan apakah berat dan dimensinya melampaui kapasitas legal yang diizinkan. (*)

Editor : Indra Zakaria