Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kabel di Balikpapan Masih Semerawut, Kapan Realisasi Kabel Bawah Tanah?

Redaksi Prokal • 2026-02-05 14:45:00
ilustrasi kabel semerawut.
ilustrasi kabel semerawut.

BALIKPAPAN – Keberadaan kabel udara yang menjuntai tidak beraturan di sejumlah ruas jalan protokol Kota Balikpapan kini menjadi target penataan serius pihak legislatif. Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, H. Yusri, menyatakan dukungan penuh terhadap wacana penertiban kabel semrawut yang dinilai merusak estetika dan tidak sejalan dengan visi kota asri serta modern.

Persoalan ini bahkan mendapat perhatian khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto saat kunjungannya ke Kota Minyak beberapa waktu lalu. Yusri menyebutkan bahwa Presiden menekankan pentingnya menciptakan tata ruang kota yang nyaman dipandang dan rapi. Penataan kabel dengan memindahkannya ke jaringan bawah tanah menjadi salah satu langkah konkret untuk mewujudkan konsep smart city yang selama ini dicanangkan oleh Pemerintah Kota Balikpapan.

Sejauh ini, Komisi III DPRD Balikpapan telah bergerak melakukan rapat koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Target utamanya adalah meniadakan kabel udara, terutama di jalan-jalan protokol, agar wajah kota tampak lebih bersih dan tertata. Yusri menegaskan bahwa keindahan estetika kota tidak boleh dikorbankan hanya karena infrastruktur jaringan yang belum terintegrasi dengan baik.

Meski demikian, realisasi penuh program kabel bawah tanah ini masih menghadapi tantangan besar dari sisi pembiayaan. Walaupun awalnya direncanakan mulai berjalan secara masif pada tahun 2026, implementasi teknisnya harus disesuaikan kembali dengan kondisi keuangan daerah yang dinamis. Yusri mengakui bahwa pemerintah harus tetap jeli dalam menentukan skala prioritas anggaran tanpa mengesampingkan program penataan kota ini.

Pihak legislatif berharap adanya dukungan lintas instansi serta regulasi yang kuat agar transisi dari kabel udara ke sistem bawah tanah dapat segera terwujud. Dengan penataan yang komprehensif, Balikpapan diharapkan tidak hanya unggul dari sisi fasilitas publik, tetapi juga memiliki keindahan visual yang memanjakan mata bagi warga maupun wisatawan yang berkunjung. (*)

Editor : Indra Zakaria