BALIKPAPAN – Seorang pemuda babak belur dihajar massa setelah tertangkap tangan sedang membobol sebuah rumah di kawasan RT 05, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara, pada Jumat (10/4/2026). Aksi nekat yang dilakukan di siang bolong tersebut berakhir tragis bagi pelaku setelah warga sekitar mengepungnya di lokasi kejadian.
Ketua RT 05, Iskantri, menceritakan detik-detik penangkapan pelaku yang terjadi saat lingkungan sedang sepi. "Warga memergoki pelaku saat beraksi di siang hari. Saat itu kondisi lingkungan memang sedang sepi karena jam kerja," ujar Iskantri.
Ia menambahkan bahwa pelaku sudah sempat mempreteli bagian dari bangunan rumah tersebut. "Pelaku bahkan sudah mengambil instalasi listrik di bagian depan rumah. Hampir seluruh barang yang ada di dalam rumah pun sudah dia kumpulkan dan siap dibawa," jelasnya lagi.
Identitas pelaku sempat simpang siur karena ia mencoba berbohong kepada massa yang menangkapnya. "Awalnya dia mengaku warga Kampung Baru, tapi setelah dicek ternyata dia warga RT 70 Batu Ampar juga," ungkap salah satu warga di lokasi.
Kejadian ini memicu amarah warga karena kawasan RT 05 Batu Ampar belakangan ini kerap menjadi sasaran pencurian. Beruntung, aparat dari Polsek Balikpapan Utara segera tiba di lokasi untuk mengamankan pelaku dari amukan massa yang lebih parah. Lurah Batu Ampar, Awan Dharmawan, yang hadir langsung di tengah kerumunan warga, meminta masyarakat untuk tetap tenang. "Kami sangat mengapresiasi kewaspadaan warga, namun tetap harus mengedepankan keamanan dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib agar proses hukum berjalan sesuai aturan," tegas Awan.
Bhabinkamtibmas Batu Ampar, Aiptu Eko Wahyudi, mengingatkan bahwa kewaspadaan justru harus ditingkatkan saat siang hari. "Warga kami harap lebih waspada. Kasus pencurian sekarang sering terjadi saat siang hari, justru ketika banyak rumah kosong karena ditinggal pemiliknya bekerja," imbau Aiptu Eko.
Ia juga menekankan pentingnya solidaritas antar-tetangga untuk mencegah kejadian serupa. "Kepedulian antarwarga dalam menjaga keamanan lingkungan sangat penting, termasuk saling memantau rumah-rumah yang sedang ditinggal pemiliknya," pungkasnya. Hingga saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Balikpapan Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kasus ini menambah daftar panjang keberhasilan warga RT 05 Batu Ampar dalam menangkap pencuri, setelah sebelumnya mereka juga sempat membakar motor seorang pelaku untuk memberikan efek jera.
Editor : Indra Zakaria