Pakai Dana Pribadi, Keluarga Besar Rahmad Mas’ud Salurkan Daging Kurban untuk Warga

Wawan • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 19:45 WIB
Keluarga besar Wali Kota Rahmad Mas
Keluarga besar Wali Kota Rahmad Mas'ud berbagi kepada masyarakat melalui penyaluran hewan kurban di Kota Balikpapan, Kamis (28/5).

 

PROKAL.co, BALIKPAPAN- Keluarga besar Wali Kota Rahmad Mas'ud berbagi kepada masyarakat melalui penyaluran hewan kurban di Kota Balikpapan, Kamis (28/5).

Kegiatan penyembelihan hewan kurban dipusatkan di Rumah Dinas Wali Kota Balikpapan di Jalan Marsma Iswahyudi. Sedikitnya 10 ekor sapi dipotong dan dagingnya dibagikan kepada warga di beberapa titik di Balikpapan.

Panitia juga menyiapkan beberapa lokasi pemotongan hewan kurban, termasuk di kawasan Perandatan. Total daging yang dibagikan diperkirakan mencapai sekitar 1.500 kilogram. “Alhamdulillah ada lebih dari 10 ekor sapi yang kita bagikan kepada warga. Tempat pemotongan juga sudah disiapkan, termasuk di Perandatan. Kurang lebih sekitar 1.500 kilo daging yang disalurkan,” ujar Rahmad Mas’ud.

Ia menyebut jumlah distribusi daging kurban tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Meski jumlah sapi relatif sama, ukuran hewan kurban tahun ini lebih besar sehingga menghasilkan lebih banyak daging.

“Tahun kemarin sekitar 1.000 kilo, sekarang bisa mencapai 1.500 kilo. Sapinya mungkin tetap sekitar 10 ekor, tapi ukurannya lebih besar,” katanya.

Selain di lokasi rumah dinas, penyaluran hewan kurban juga dilakukan di berbagai titik lain untuk masyarakat, masjid, yayasan, dan warga yang tinggal di dekat rumah pribadinya di kawasan Klandasan.

Distribusi daging kurban dilakukan melalui panitia yang telah dibentuk dan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima. Rahmad Masud juga menegaskan bahwa kegiatan kurban ini berasal dari dana pribadi keluarga besarnya. Bukan menggunakan APBD. "Kami menggunakan dana pribadi dari keluarga besar. Bukan APBD," ujar Rahmad. 

Di sela kegiatan, Rahmad juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan saat mengonsumsi daging kurban. “Jangan terlalu banyak makan daging, nanti tekanan darah naik,” ujarnya sambil bercanda.

Editor : Wawan
balikpapan Rahmad masud