Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jelang Perayaan Hari Jadi Kabupaten, Bupati dan Wabup Berau Ziarah ke Makam Raja Baddit Dipattung

Redaksi • Selasa, 16 September 2025 - 16:30 WIB
AGENDA RUTIN: Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, dan Wabup Berau, Gamalis, berziarah ke makam raja pertama Berau, Raden Adji Surya Natakesuma atau Baddit Dipattung.
AGENDA RUTIN: Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, dan Wabup Berau, Gamalis, berziarah ke makam raja pertama Berau, Raden Adji Surya Natakesuma atau Baddit Dipattung.
Photo
Photo

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Perayaan Hari Jadi Ke-72 Kabupaten Berau dan yang ke-215 untuk Kota Tanjung Redeb kembali diawali dengan ziarah ke makam Raja Baddit Dipattung, atau Raden Adji Surya Natakesuma.

Tradisi ini ditegaskan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, sebagai bentuk penghormatan kepada pendiri kerajaan Berau sekaligus teladan bagi generasi penerus. 

Dirinya mengungkapkan, bangsa yang besar adalah yang tidak pernah melupakan sejarah dan jasa para pahlawannya. Begitu pula dengan perjalanan panjang Kabupaten Berau yang tidak lepas dari jasa para pendahulu.

“Termasuk almarhum Raden Adji Surya Natakesuma atau Baddit Dipattung,” ucapnya usai melakukan ziarah bersama Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, Minggu (14/9/2025).

Raden Adji Surya Natakesuma dikenal sebagai raja pertama Kerajaan Berau. Ia memimpin dengan bijaksana selama 32 tahun, sejak 1377. Nama besarnya diabadikan sebagai nama satuan TNI di Kalimantan Timur (Kaltim), yakni Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN).

Sri Juniarsih menegaskan, ziarah makam bukan sekadar ritual, tetapi juga bentuk penghargaan atas jasa-jasa besar yang telah ditorehkan. “Sudah sepatutnya kita menghargai jasa beliau dengan meneladani perjuangannya dalam memajukan Berau pada masanya,” katanya.

Menurut bupati, tradisi ziarah akan terus dijadikan agenda tetap dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau. Hal ini bukan hanya untuk mengenang sejarah, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan dan semangat perjuangan bagi masyarakat.

“Melalui kesempatan ini, saya mengajak kepada kita semua, mari kita warisi semangat beliau dalam melestarikan adat budaya, agar terus bermanfaat hingga waktu yang akan datang,” ujarnya.

Agenda ziarah ini akan memperkuat identitas sejarah Kabupaten Berau dan memperkukuh rasa kebanggaan masyarakat terhadap leluhur yang telah berjuang membangun daerah. “Kita semua tentu berharap nilai-nilai luhur ini bisa terus diwariskan,” ucapnya.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau dan Tanjung Redeb tahun ini diharapkan menjadi momentum refleksi sejarah, bahwa perjalanan panjang Kabupaten Berau tidak terlepas dari fondasi kuat yang diletakkan para pendahulu.

Dengan semangat itu, pemerintah bersama masyarakat diingatkan untuk menjaga adat, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan.

Ziarah makam menjadi simbol bahwa penghormatan kepada leluhur adalah bagian penting dari pembangunan daerah yang berkelanjutan, sekaligus ajakan agar masyarakat terus melanjutkan perjuangan dengan keteguhan hati dan keyakinan demi kemajuan Kabupaten Berau. (adv)

Editor : Faroq Zamzami
#gamalis #Makam Raja #berau #ziarah #Sri Juniarsih Mas