PROKAL.CO, TALISAYAN – Pemerintah Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, terus mendorong penguatan sektor pertanian dan perkebunan sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.
Salah satu langkah yang dinilai mendesak adalah pembangunan jalan usaha tani guna mempermudah akses angkut hasil produksi warga.
Baca Juga: Di Balik Terangnya Listrik, Ada Aksi Menyentuh PLN Kaltimra Group untuk Anak-Anak Panti Asuhan
Kepala Kampung Talisayan, Ali Wardana, menegaskan kondisi infrastruktur saat ini masih menjadi kendala utama bagi petani dan pekebun dalam mendistribusikan hasil panen. Akses jalan yang terbatas membuat biaya angkut menjadi lebih tinggi dan berpengaruh pada nilai jual komoditas.
“Pengembangan pertanian dan perkebunan perlu didukung jalan usaha tani agar memudahkan pengangkutan hasil,” ujarnya.
Menurutnya, sebagian besar masyarakat Talisayan menggantungkan penghasilan dari sektor tersebut. Oleh karena itu, dukungan infrastruktur yang memadai dinilai sangat penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.
Ia menjelaskan, jalan usaha tani tidak hanya berfungsi sebagai jalur distribusi, tetapi juga membuka akses ke lahan-lahan produktif yang selama ini sulit dijangkau. Dengan adanya jalan yang layak, aktivitas pertanian diharapkan bisa berjalan lebih efisien.
Baca Juga: Iran Resmi Segel Selat Hormuz, Tantang Balik Ancaman Bom Donald Trump
“Kalau akses lancar, biaya angkut bisa ditekan dan hasil panen lebih cepat sampai ke pasar,” jelasnya.
Selain itu, pembangunan jalan usaha tani juga diyakini dapat mendorong peningkatan luas lahan garapan masyarakat. Petani akan lebih mudah membuka dan mengelola lahan baru jika akses menuju lokasi sudah tersedia.
Ali berharap, adanya dukungan dari pemerintah daerah maupun pihak terkait agar program pembangunan ini bisa segera direalisasikan. Ia menilai, sinergi antara pemerintah kampung dan kabupaten menjadi kunci dalam percepatan pembangunan sektor pertanian.
“Kami berharap ada perhatian serius agar infrastruktur pendukung ini bisa segera dibangun,” katanya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sektor pertanian dan perkebunan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di wilayah Talisayan. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, hasil produksi diyakini akan meningkat dan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.
Baca Juga: Sapi Lokal Tak Cukup! Kebutuhan Kurban di Tarakan Melonjak 25 Persen, Pasokan Gorontalo Jadi Tumpuan
“Pertanian ini sektor utama, jadi harus ditopang fasilitas yang memadai,” tandasnya.
Dorongan pembangunan jalan usaha tani ini diharapkan menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah, sehingga sektor pertanian di Talisayan dapat berkembang lebih optimal dan berkelanjutan. (sen/far)
Editor : Faroq Zamzami