Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bupati Sri Juniarsih Mas Lepas Jamaah Calon Haji Asal Berau, Diingatkan Jaga Kesehatan dan Fokus Ibadah

Redaksi • Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:27 WIB
LEPAS JEMAAH: Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melepas keberangkatan 211 jamaah calon haji asal Berau menuju Embarkasi Balikpapan, Kamis, 14 Mei 2026. KPG
DILEPAS: Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melepas keberangkatan 211 jamaah calon haji asal Berau menuju Embarkasi Balikpapan, Kamis, 14 Mei 2026. KPG

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memastikan proses keberangkatan jamaah calon haji (JCH) asal Berau menuju Embarkasi Balikpapan berjalan lancar, Kamis (14/5/2026).

Sebanyak 211 JCH diberangkatkan melalui Bandara Kalimarau, Berau, dengan dua maskapai penerbangan menuju Balikpapan, kemudian melanjutkan perjalanan ke tanah suci.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, berpesan agar seluruh jamaah dapat memfokuskan diri sepenuhnya pada rangkaian ibadah serta menjaga kondisi fisik selama berada di tanah suci.

Baca Juga: PM Australia Telepon Presiden Prabowo Subianto, Ucapkan Terima Kasih Indonesia Ekspor Pupuk ke Australia

Ia mengingatkan, kesempatan menunaikan rukun Islam kelima merupakan anugerah besar, terlebih dengan masa tunggu keberangkatan haji yang cukup panjang.

Karena itu, para jamaah diminta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Fokuslah pada ibadah, penuhi setiap syarat maupun rukunnya. Insyaallah bapak dan ibu akan pulang dengan predikat haji yang mabrur dan mabruroh,” ujarnya.

Selain itu, dia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah dan bangsa selama menjalankan ibadah haji.

Sebagai representasi masyarakat Kabupaten Berau dan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), jamaah diharapkan senantiasa bersikap santun serta saling membantu antarsesama jamaah.

“Jagalah nama baik daerah, bersikaplah yang baik, dan berkatalah yang baik selama di sana (tanah suci),” ucapnya.

Baca Juga: Sepanjang 2025 Ada 411 Ribu Laporan Penipuan Online di Indonesia, Kerugiannya Rp 9 Triliun, ASEAN Foundation dan Google Bikin Ini

Sementara itu, Kabag Kesra, Setkab Berau, Toto Marjito, mengatakan seluruh rangkaian keberangkatan sejauh ini berjalan sesuai rencana.

Mulai dari proses pelepasan pada 11 Mei hingga keberangkatan menuju Embarkasi Balikpapan pada 14 Mei berlangsung tertib dan lancar.

“Alhamdulillah lancar,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).

Antusiasme keluarga dan masyarakat yang mengantar keberangkatan jamaah juga terlihat tinggi.

Sejak dari kawasan Masjid Agung Baitul Hikmah hingga Bandara Kalimarau, para pengantar memadati lokasi untuk melepas keberangkatan para tamu Allah tersebut.

Untuk keberangkatan menuju Balikpapan, Pemkab Berau membagi jamaah dalam dua penerbangan.

Maskapai Sriwijaya Air dijadwalkan terbang pukul 14.40 Wita, sementara Super Air Jet pada pukul 15.15 Wita.

Adapun jumlah penumpang yang menggunakan Sriwijaya Air sebanyak 127 orang ditambah dua pendamping.

Sedangkan Super Air Jet membawa 87 jamaah.

Selain itu, terdapat petugas kesehatan yang turut mendampingi, khususnya untuk membantu para jamaah lanjut usia selama perjalanan.

“Petugas dari pemda juga mendampingi sampai Embarkasi Balikpapan,” katanya.

Penerbangan Sriwijaya Air sempat mengalami keterlambatan sekitar dua hingga dua setengah jam.

Sementara, penerbangan Super Air Jet sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Di sisi lain, kesiapan logistik jamaah juga dipastikan aman.

Koper besar milik jamaah telah lebih dahulu diberangkatkan ke Balikpapan pada 12 Mei dan saat ini sudah berada di gudang asrama haji embarkasi.

Keberangkatan menuju Balikpapan dilakukan lebih awal sebagai langkah antisipasi, mengingat tidak tersedia penerbangan Sriwijaya Air pada 15 Mei.

Sesuai jadwal, jamaah asal Berau akan diterima di Embarkasi Balikpapan pada 15 Mei 2026.

Selanjutnya, rombongan berangkat dari Balikpapan menuju Jeddah pada 16 Mei sekitar pukul 22.00 Wita. 

Baca Juga: Mantap Nih, Peluang Penempatan Magang Teknis ke Jepang Diperluas

Setelah itu, jamaah langsung menuju Makkah karena masuk dalam gelombang kedua pemberangkatan haji tahun ini.

“Dari data yang ada, jamaah tertua asal Berau berusia 81 tahun, sedangkan yang termuda berusia 24 tahun,” sebutnya.

Selain rombongan utama, terdapat pula dua jamaah asal Berauyang lebih dulu diberangkatkan dan bergabung dengan Kloter 3 Balikpapan.

Sementara, dua orang lainnya dijadwalkan menyusul pada 18 dan 19 Mei bersama Kloter 16 dan 17 Balikpapan.

“Adanya jamaah yang terpisah kloter tersebut disebabkan penambahan kuota haji tahun ini,” ungkapnya. (*/adv/far)

Editor : Faroq Zamzami
#berau #Sri Juniarsih Mas #jamaah calon haji