Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Bukti Eksistensi Blue Sky Hotel di Usia yang Nyaris Setengah Abad, IKN Pindah ke Kaltim, Siap Hadapi Kompetisi pada Masa Depan

izak-Indra Zakaria • 2022-09-24 10:57:24
General Manager Blue Sky Hotel Balikpapan Danuri Effendi (kanan). Dan foto awal-awal keberadaan hotel yang dibangun pada tahun 1973.
General Manager Blue Sky Hotel Balikpapan Danuri Effendi (kanan). Dan foto awal-awal keberadaan hotel yang dibangun pada tahun 1973.

Usia Blue Sky Hotel Balikpapan kini mendaki hampir setengah abad. Lebih tepatnya 49 tahun. Di usia segitu, manajemen tetap mempertahankan kualitas layanan terbaik.

 

ULIL MUA'WANNAH, Balikpapan

yin.khazan@gmail.com

 

BLUE Sky Hotel Balikpapan bukan hanya menjadi ikon pariwisata, melainkan bagian sejarah dari kota berjuluk “Kota Minyak” itu. Pada masa-masa keemasan minyak dan gas, hotel bintang empat itu didirikan oleh Linan Eko Putra atau akrab disapa Om Soen. Tepat pada 23 September 1973.

Bermula dengan nama Blue Sky International Hotel, kala itu bangunan masih berdinding kayu berlantai tiga. Lalu, sempat berganti nama menjadi Hotel Bahana Surya pada 1996. Tak lama di antara tahun 1998-1999 akhirnya resmi kembali menggunakan Blue Sky Hotel Balikpapan.

Sang pendiri memang telah berpulang pada November 2019 lalu. Tetapi hingga sekarang, semangat Om Seon tak pernah luntur. Meninggalkan legacy yang diteruskan sang putra Linan Kurniahu, lalu kini berlanjut ke generasi berikutnya, yaitu Reynold Linan --buah hati Linan Kurniahu. Nakhoda baru yang akan membawa hotel itu terus menapaki puncak tertinggi.

Setahun jelang usianya mencapai setengah abad, Blue Sky mampu membuktikan eksistensi. Lika-liku penggalan perjalanan suka maupun duka mewarnai hotel yang berlokasi di Jalan Letjen Suprapto, Balikpapan Barat tersebut. Di tengah kompetisi dunia perhotelan, sampai saat ini, Blue Sky tak tergantikan. Bahkan masih menjadi pemain utama.

Pada usia 49 tahun, tak membuat Blue Sky redup. Malah sebaliknya, justru semakin unjuk gigi. Bisa dikatakan, Blue Sky merupakan salah satu penggerak roda perekonomian terutama pariwisata di Balikpapan. Hotel bintang empat di bawah naungan PT Bumi Liputan Jaya itu juga memiliki berbagai unit anak bisnis yang menembus skala nasional.

Menjadi tujuan masyarakat Kaltim dan pilihan favorit tamu-tamu VIP saat bertandang, General Manager Blue Sky Hotel Balikpapan Danuri Effendi mengatakan, Blue Sky tidak pernah berhenti berinovasi. Terus berbenah diri selalu dilakukan untuk menghadapi persaingan di dunia bisnis hotel. Perhotelan adalah bisnis yang bergerak di bidang jasa, maka tidak boleh bekerja separuh hati.

“Blue Sky adalah local chain hotel yang populer. Sehingga, harus digarap dengan sepenuh hati. Pada usia ke-49, kami memaksimalkan seluruh lini departemen, mengembangkan sumber daya manusia (SDM), renovasi, rebranding, dan beberapa outlet baru juga akan dibuka. Semua itu untuk memenuhi fasilitas, karena kepuasan tamu adalah prioritas kami,” tuturnya kepada awak media.

Itulah yang menjadi kekuatan Blue Sky Hotel. Ditambah kesolidan tim yang dibangun bersama para karyawan. Kemajuan demi kemajuan dan pengembangan dilakukan tanpa henti. Walau telah kesohor. Diakui tidak mudah mengelola bisnis hotel ini. Apalagi dari tahun ke tahun, pertumbuhan hotel berbintang maupun non-bintang di Balikpapan sangat pesat dikomparasikan dengan demand yang ada.

“Menjadi fokus kami bagaimana Blue Sky di usia 49 tahun memberikan pelayanan prima extraordinary kepada tamu baru, maupun tamu repeater,” ujarnya.

Dari dulu Blue Sky Hotel terkenal akan food and beverage-nya dengan menu-menu lezatnya yang selalu berhasil menggugah selera. Danuri berujar, Blue Sky Hotel mendapatkan predikat sebagai the best food in town dari pihak travel agent. Sampai saat ini, legenda akan mantau dan kepiting asap Blue Sky terus dipertahankan.

Menghadapi persaingan pada masa pandemi yang belum pulih 100 persen, ditambah perpindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim, manajemen meyakini telah siap menghadapi kompetisi pada masa depan. Semangat, kepercayaan, dan usaha adalah pembawa doa serta kunci kesuksesan bersama.

“Sukses suatu perusahaan atau departemen itu tidak hanya dilihat dari pemimpinnya. Tapi, bagaimana kita semua mampu bekerja sama menjadi tim yang solid dan terus berusaha sepenuh hati,” ucapnya.

Pada momen HUT ke-49, Blue Sky Hotel Balikpapan telah menggelar serangkaian acara. Seperti bakti sosial hingga Gowes Gaul. Adapun hari ini, digelar donor darah dan open house secara sederhana tapi penuh suasana kekeluargaan. (rom/k15)

Editor : izak-Indra Zakaria