Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Dua Pelabuhan dengan Lokasi Strategis, Dekat Titik Nol IKN

izak-Indra Zakaria • 2023-01-12 13:36:51
Photo
Photo

SETELAH dilakukan peninjauan oleh Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Balikpapan untuk kemudian diusulkan kepada Kementerian Perhubungan. Dan telah memperoleh izin pemanfaatan garis pantai yang diterbitkan Kementerian Perhubungan, Tepian Group pun menyiapkan dua pelabuhan baru sekaligus di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Masing-masing Pelabuhan Punggur yang dikelola PT Tepian Benuo Paser dan Pelabuhan Batu Dinding yang dikelola PT Tepian Bulau Batu Dinding. Pimpinan Tepian Group Yuyung menuturkan, bahwa kedua pelabuhan yang memanfaatkan garis pantai itu dikembangkan untuk mendukung kelancaran distribusi material dan logistik penunjang ibu kota negara (IKN).

“Bahkan pihak Kementerian PUPR memberikan usulan agar lokasi dermaga menjadi salah satu pendukung pembangunan IKN. Khusus izin pemanfaatan garis pantai Pelabuhan Batu Dinding sedang dalam proses,” kata Yuyung.

Angkutan logistik dengan menggunakan kapal laut dipandang lebih efisien dan efektif karena bisa mengangkut lebih banyak. Terutama, dengan mobilitas yang dibutuhkan dalam proses pemindahan IKN ke Kaltim ini benar-benar menjadi magnet baru pertumbuhan ekonomi.

Yuyung berkata, ke depan Kaltim akan menjadi pusat gravitasi ekonomi baru yang membawa efek domino. Dia juga yakin dengan dimulainya proyek pembangunan IKN, pelabuhannya menjadi akses andalan. Dari itu pulalah, infrastruktur penunjang tersebut dibangun dengan jarak yang cukup dekat dari titik nol.

Di mana Pelabuhan Punggur berjarak 9 kilometer (km) dan Pelabuhan Batu Dinding hanya berjarak 4 km. “Ini menjadikan pintu masuk paling ideal menuju kawasan inti IKN. Khususnya jalur laut,” ujarnya.

Mengenai kedua pelabuhan itu, dia mengatakan, mampu menampung lebih dari satu kapal tongkang untuk sandar sekaligus. Rinciannya, kapasitas dermaga Pelabuhan Punggur tiga kapal tongkang. Sedangkan Pelabuhan Batu Dinding, kapasitas dermaganya mampu menampung tiga hingga empat kapal tongkang sekaligus.

Berkat kedua pelabuhan tersebut, Yuyung pun mengaku banyak dilirik perusahaan swasta hingga BUMN, untuk kerja sama penggunaan pelabuhannya sebagai tujuan bongkar muat angkutan material dan logistik. Utamanya, perusahaan yang dipercaya membangun kawasan IKN. “Saat ini, masih penjajakan,” ujarnya.

Dengan pengalaman matang sebagai pengusaha bongkar muat membuat Yuyung kian percaya diri, pelabuhan yang disiapkan sejak dua tahun terakhir akan menjadi kunci dan menjadi pintu masuk arus kirim barang pembangunan IKN.

Kendati Tepian Group tidak sendiri karena ada sejumlah pelabuhan lain yang juga siap memanfaatkan momentum pemindahan IKN. Tapi, dirinya tetap yakin dan bersiap diri menghadapi persaingan, serta dapat mampu memberikan layanan jasa kepelabuhanan secara profesional. “Yang jelas, kalau sudah berjalan, kami berupaya melayani dengan baik,” tutupnya. (ndu/k15)

Ulil

Yin.khazan@gmail.com

Editor : izak-Indra Zakaria