Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ternyata Ini yang Bikin NAM Air Stop Terbangi Tanjung Selor

izak-Indra Zakaria • Rabu, 23 Januari 2019 - 18:13 WIB

TANJUNG SELOR – Maskapai NAM Air telah berhenti melayani rute penerbangan Tanjung Selor-Balikpapan sejak Selasa (22/1). Menanggapinya, Gubernur Kalimantan Utara H Irianto Lambrie mengatakan, Pemprov Kaltara segera menyurati manajemen NAM Air di Jakarta, guna meminta penjelasan mengapa menutup rute penerbangan di Kaltara.

Walau belum mendapat penjelasan, Irianto menduga berhentinya NAM Air terbang ke Kaltara karena harga tiket yang makin mahal, sementara jumlah penumpang tidak mencapai target yang dicanangkan maskapai.

“Dugaan saya seperti itu. Kalau dari Balikpapan penuh, dari Tanjung Selor yang tidak penuh. Kita belum ada penjelasan dari pihak NAM Air di Jakarta kenapa mereka menghentikannya,” ungkapnya, Selasa (22/1).

Selain itu kata dia, ada kemungkinan lain adalah jadwal penerbangan yang terlalu pagi dari Balikpapan. Sehingga, masyarakat tidak dapat menyambung pesawat dari Balikpapan.

Lanjutnya, jika NAM Air dari Balikpapan berangkat sekitar pukul 10.00 atau 11.00 Wita, maka bisa bersaing dengan maskapai lainnya, asal bisa menjaga ketepatan jadwal keberangkatannya. “Namanya persaingan seperti itu,” ucapnya.

Lebih lanjut Irianto mengatakan, jika penerbangan di Kaltara makin dibutuhkan masyarakat, Pemprov Kaltara akan mengusulkan kedua maskapai, baik Wings Air dan NAM Air untuk mengurus izin rute baru, seperti ke Samarinda ataupun Nunukan. “Jika kesulitan, Pemprov bisa membantu merekomendasikannya ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Karena yang berwenang memberi izin rute penerbangan itu Kemenhub,” jelasnya.

Diketahui, sebelumnya NAM Air yang merupakan anak perusahaan maskapai Sriwijaya Air, sempat melayani rute penerbangan Tanjung Selor-Balikpapan dan Malinau-Balikpapan. (*/fai/udi)

Editor : izak-Indra Zakaria
#ekonomi