Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Usaha Jamur Tiram Masih Menjanjikan

izak-Indra Zakaria • 2021-08-19 13:15:17
Bisnis jamur tiram di Balikpapan masih menjanjikan. Itu diakui dari permintaan pasar yang jauh lebih tinggi dari ketersediaan jamur pangan yang bernama latin Pleurotus ostreatus tersebut.
Bisnis jamur tiram di Balikpapan masih menjanjikan. Itu diakui dari permintaan pasar yang jauh lebih tinggi dari ketersediaan jamur pangan yang bernama latin Pleurotus ostreatus tersebut.

BALIKPAPAN-Bisnis jamur tiram di Balikpapan masih menjanjikan. Itu diakui dari permintaan pasar yang jauh lebih tinggi dari ketersediaan jamur pangan yang bernama latin Pleurotus ostreatus tersebut. Untuk memenuhi permintaan pasar tersebut, upaya mencetak pembudi daya jamur tiram terus dilakukan.

Instruktur Kejuruan Pertanian UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Balikpapan Dody Setia Pratikno mengatakan saat ini pihaknya terus mempersiapkan masyarakat yang ingin membudidayakan jamur tiram. Bukan hanya melatih cara pembibitan, perawatan, dan panen. Tetapi, juga sampai pada strategi pemasarannya.

“Kelas pertama tahun ini sudah dibuka dengan 16 orang yang selesai pada Juni lalu,” ujarnya. “Ini bisa menjadi peluang ekonomi masyarakat. Apalagi sebentar lagi ada IKN sehingga kebutuhan konsumsi akan terus bertambah.”

Menurutnya, permintaan jamur tiram sangat tinggi. Di Pasar Klandasan saja, permintaan jamur tiram bisa 100 kg per hari. Tidak hanya dijual di pasar, berbagai usaha kini juga menggunakan jamur tiram untuk dijadikan makanan olahan, seperti sate jamur, jamur crispy, nugget, dan sambal bawang jamur.

“Jadi jamur tiram ini masih menjanjikan untuk membantu perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Dalam membudidayakan jamur tiram, kata Dody, menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat. Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti kelembapan dan suhu udara, sehingga sangat memengaruhi pertumbuhan jamur.

“Kita lihat kondisi sekarang cukup sering terjadi hujan, itu sangat membantu pertumbuhan jamur. Jamur tiram ini tumbuh subur pada suhu udara yang dingin tetapi bisa juga 22-28 derajat. Kalau perawatannya bagus satu baglog bisa enam sampai tujuh kali panen,” tuturnya.

Rentang waktu panennya pun tidak lama, kurang lebih satu bulan. Harga jamur tiram di pasaran masih stabil antara Rp 35-45 ribu. Kalaupun terjadi penurunan tidak terlalu banyak. Penjualan bisa dilihat juga dari jumlah panen dan cuaca. Bila musim kemarau tiba sedikit kemungkinan harga bisa tinggi dikarenakan jumlah jamur yang dipanen pun berkurang.

Sementara Syugi, salah seorang peserta pelatihan BLK, mengatakan bahwa masa panen jamur yang singkat membuatnya mendapatkan penghasilan di samping usaha jasa printing yang dikelolanya. Hanya saja saat masa kemarau jamur agak sulit tumbuh sehingga perawatan harus ditingkatkan.

“Pertama mencoba jamur yang dipanen tak lebih dari satu kilogram. Kemudian memasuki musim penghujan yang kerap terjadi pada Maret bisa menghasilkan 3-5 kg jamur. Saya jualnya bisa Rp 50 ribu per kilogram. Lewat online maupun offline,” katanya.(lil/tom/k15)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Bisnis Kaltim