BALIKPAPAN – Fluktuasi tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Balikpapan kembali terjadi. Pada Agustus 2023, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat okupansi berada di level 59,22 persen, turun 5,37 poin dibanding Juli 2023. Sementara, rata-rata lama menginap tamu mencapai dua hari.
"Untuk tamu mancanegara menginap dua sampai tiga hari. Sementara, tamu Nusantara satu sampai dua hari,” ungkap Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama Prianto, Rabu (22/11). Dirincikan pada Agustus 2023, TPK hotel bintang tiga di Balikpapan sebesar 71,27 persen, tertinggi di antara klasifikasi hotel bintang lainnya. Namun, bila dibandingkan TPK hotel bintang tiga pada Juli 2023 mengalami penurunan 2,05 poin.
Klasifikasi hotel dengan TPK tertinggi kedua adalah hotel bintang lima, pada Agustus 2023 tercatat sebesar 68,19 persen. Dibandingkan kondisi Juli 2023, TPK hotel bintang 5 juga mengalami penurunan sebesar 3,71 poin. Sedangkan, TPK hotel bintang empat pada Agustus sebesar 55,31 persen, di mana terjadi penurunan sebesar 8,36 poin, dibandingkan Juli 2023.
"Hotel bintang satu dan bintang dua di bulan Agustus mencatat TPK paling kecil, yakni 35,69 persen. Dibandingkan kondisi Juli 2023, TPK hotel bintang tersebut mengalami penurunan 5,02 poin," ungkapnya.
Secara umum, rata-rata lama tamu menginap di hotel bintang di Balikpapan selama Agustus 2023 mengalami kenaikan sebesar 0,11 (satu hari), dari rata-rata lama tamu menginap pada Juli 2023. Rata-rata lama menginap tamu hotel berbintang pada Agustus tercatat satu sampai dua hari. Lebih lanjut, Agustus lalu, tamu yang menginap di hotel bintang lima memiliki rata-rata lama menginap yang paling tinggi, yaitu selama satu sampai dua hari. Tamu mancanegara menginap rata-rata selama satu sampai dua hari, adapun untuk tamu Nusantara rata-rata menginap selama dua hari.
Kemudian, bila melihat data yang dikumpulkan BPS Balikpapan, hotel bintang lima, rata-rata lama menginap tamu mancanegara lebih rendah dibandingkan kondisi pada bulan Juli. Akan tetapi, rata-rata lama tamu menginap tamu Nusantara pada bulan Agustus lebih tinggi, jika dibandingkan kondisi pada bulan Juli.
Lalu, rata-rata lama tamu menginap pada hotel bintang empat merupakan yang tertinggi kedua pada bulan Agustus, yaitu satu sampai dua hari. Tamu mancanegara menginap rata-rata dua sampai tiga hari, lebih tinggi dibandingkan rata-rata tamu menginap pada bulan Juli. Begitupun rata-rata lama menginap tamu Nusantara adalah lebih tinggi, dibandingkan rata-rata lama tamu menginap pada bulan Juli.
Marinda juga mengatakan, pada hotel bintang tiga rata-rata lama tamu menginapnya adalah satu sampai dua hari. Untuk tamu mancanegara, rata-rata lama tamu menginapnya adalah dua sampai tiga hari atau lebih tinggi jika dibandingkan rata-rata lama tamu menginap pada bulan Juli. Yang mana, rata-rata lama menginap tamu Nusantara adalah satu sampai dua hari, lebih tinggi juga dibandingkan rata-rata lama tamu menginap pada bulan Juli
"Di bulan Agustus hotel bintang satu dan bintang dua memiliki rata-rata lama tamu menginap yang paling kecil, yaitu 1,41 hari atau sehari sampai dua hari, di mana rata-rata menginap tamu Nusantara selama dua hari pula, dan tamu mancanegara dapat menginap selama 100 hari," pungkasnya. (ndu/k15)
Ulil
Yin.khazan@gmail.com
Editor : izak-Indra Zakaria