Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Akselerasi Kerja Sama Lobster dengan Vietnam

Indra Zakaria • Sabtu, 23 Maret 2024 - 17:06 WIB
KERJA SAMA BILATERAL: Pemerintah membuka pintu investasi budi daya lobster oleh pelaku usaha Vietnam di Indonesia.  Akselerasi Kerja Sama Lobster deng
KERJA SAMA BILATERAL: Pemerintah membuka pintu investasi budi daya lobster oleh pelaku usaha Vietnam di Indonesia.  Akselerasi Kerja Sama Lobster deng

JAKARTA–Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menemui banyak petinggi negara dalam acara Meet Indonesia di Nha Trang, Vietnam. Salah satunya untuk mempercepat implementasi kerjasama budi daya lobster di Indonesia.

"Soal pengembangan BBL kan sudah ada MoU, tinggal di level technical implementation agreement. Tindak Lanjutnya kita buat tim untuk kerja sama ini," ujar Menteri Trenggono saat melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Pertanian dan Pengembangan Pedesaan Vietnam Phung Duc Tien di Nha Trang, Jumat (22/3).

Trenggono memaparkan, payung kerja sama antara Indonesia dan Vietnam yang telah disepakati beberapa waktu lalu, membuka pintu investasi budi daya lobster oleh pelaku usaha Vietnam di Indonesia.

Kolaborasi pengembangan budi daya lobster akan memberi keuntungan bagi dua negara. Budi daya lobster di Indonesia akan tumbuh dari sisi kuantitas dan kualitas, sedangkan Vietnam mendapatkan benih bening lobster sebagai bahan baku budi daya lobster secara legal.

Dengan demikian, kerja sama ini sekaligus menjadi solusi menekan praktik ilegal perdagangan benih lobster yang terbukti mengancam keberlanjutan ekosistem serta merugikan negara. Praktik penyelundupan BBL juga termasuk IUU Fishing yang dilarang secara global. "Ke depan kita bisa buat hatchery untuk pengembangan lobster. Kita akan jaga kualitas dan harga agar menguntungkan kedua belah pihak," pungkas Trenggono.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian dan Pengembangan Pedesaan Vietnam, Phung Duc Tien mengatakan, budi daya lobster memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di negaranya. Untuk itu pihaknya fokus menjaga kualitas budi daya dan keberlanjutan komoditas perikanan bercangkang tersebut.

Mengenai tindak lanjut kerja sama, sudah ada beberapa perusahaan Vietnam yang memenuhi persyaratan dua negara. Dia juga mengusulkan adanya hotline sebagai saluran komunikasi resmi untuk percepatan realisasi kerja sama perikanan yang telah disepakati.

"Ada beberapa perusahaan di Vietnam yang memenuhi syarat-syarat kedua negara, dan saya berharap dari Indonesia ada draf dokumen kerja sama untuk hal ini di masa depan," bebernya.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, keduanya juga membahas potensi kerja sama pengembangan budi daya rumput laut, udang, tilapia, kepiting hingga tuna sebagai langkah bersama memenuhi kebutuhan produk perikanan di pasar global. (ndu/k8)

Editor : Indra Zakaria
#lobster