Tanggal 2 Mei 2024 menjadi momen bersejarah bagi Bank Syariah Indonesia (BSI). Yang dengan bangga mengumumkan pembukaan Kantor Cabang Pembantu (KCP) terbaru di Nusantara. Lokasinya strategis, menandai komitmen BSI untuk menyediakan layanan keuangan syariah yang mudah diakses bagi seluruh lapisan masyarakat.
BANK Syariah Indonesia (BSI) melangkah maju dengan ekspansi strategis ke wilayah Sepaku, yang terletak dekat dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). Merayakan tonggak bersejarah itu, grand opening KCP pertama di wilayah tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pejabat pemerintah setempat, perwakilan dari BSI, dan masyarakat setempat.
Selain dihadiri langsung RCEO BSI RO IX Kalimantan Ricky Rikardo Mulyadi dan Area Manager BSI RO IX Kalimantan Wawan Purwantoro, tampak pula Kepala Kantor Perwakilan BI Balikpapan Robi Ariadi, Kepala Sub Bagian Pengawasan Bank Kantor Perwakilan OJK Kaltim Fandi Achmad, Kepala Desa Bukit Raya Yatiman Setiawan, Dept Head DSG BSI Andrilskandar, Operational Deputy BSI RO IX Kalimantan M Fatho'ur Rohman, kuga ada Branch Manager BSI KCP Nusantara Munawar Chalil.
Dalam sambutannya, RCEO BSI RO IX Kalimantan Ricky Rikardo Mulyadi menyatakan, bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen BSI untuk memberikan layanan perbankan syariah yang berkualitas dan inklusif kepada lebih banyak masyarakat.
"KCP BSI Nusantara ini sebenarnya merupakan relokasi dari salah satu KCP di Samarinda. Namun merupakan KCP pertama di Sepaku. Dengan adanya kantor cabang baru ini, diharapkan masyarakat di wilayah Sepaku dan sekitarnya dapat lebih mudah mengakses layanan perbankan syariah yang bermutu," beber Ricky, Kamis (2/5).
"Kantor cabang baru ini akan menawarkan berbagai produk dan layanan perbankan syariah yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai-nilai syariah, seperti pembiayaan rumah, pembiayaan kendaraan, tabungan, dan investasi syariah," timpalnya.
Ekspansi ini juga sejalan dengan visi BSI untuk menjadi bank syariah terkemuka di Indonesia, yang tidak hanya memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat inklusi keuangan di seluruh negeri. Dengan langkah-langkah ekspansi seperti ini, BSI terus membuktikan komitmennya dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Dengan bangunan yang modern, KCP BSI Nusantara menawarkan fasilitas dan layanan yang lengkap, menjadikannya destinasi utama bagi individu dan bisnis yang mencari solusi keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah.
Lokasi strategis, KCP BSI Nusantara berada di pinggir Jalan Negara, Sepaku. Berada di pinggir jalan dan ramai, membuatnya dapat dengan mudah diakses oleh penduduk lokal maupun pengunjung dari luar kota. Dengan akses yang mudah, kantor ini pun menjadi pusat aktivitas keuangan syariah bagi masyarakat di sekitarnya.
Bangunan KCP BSI Nusantara dirancang dengan konsep modern dan fungsional. Ruang tunggu yang nyaman, area layanan pelanggan yang luas, serta fasilitas parkir yang memadai membuat pengalaman pelanggan menjadi prioritas utama. Selain itu, teknologi terkini juga diterapkan dalam setiap aspek operasional kantor untuk memastikan efisiensi dan kenyamanan pelanggan.
KCP BSI Nusantara beroperasional dari Senin hingga Jumat, mulai pukul 08.00 Wita hingga 16.00 Wita. "Tim kami siap membantu Anda dalam memilih produk dan layanan yang tepat sesuai dengan tujuan keuangan Anda," pungkasnya.
Disamping itu, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, KCP BSI Nusantara akan terus berperan aktif dalam mendukung pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta sektor-sektor ekonomi lainnya di Nusantara. Melalui pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah, bertujuan untuk menjadi mitra yang dapat diandalkan bagi pelaku usaha lokal dalam mewujudkan potensi ekonomi yang lebih besar.
Mendukung IKN dan teman finansial bagi masyarakat, selain menyediakan layanan keuangan, KCP BSI Nusantara juga aktif dalam memberikan edukasi dan pengetahuan tentang prinsip-prinsip keuangan syariah kepada masyarakat.
"Kami juga rutin menyelenggarakan seminar, lokakarya, dan program edukasi lainnya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya menggunakan produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah, serta menggaet berbagai perguruan tinggi di Kaltim baik negeri hingga swasta," tutur Area Manager BSI RO IX Kalimantan Wawan Purwantoro.
Pria yang akrab disapa Wawan itu juga mengundang seluruh masyarakat untuk mengunjungi KCP BSI Nusantara dan merasakan pengalaman layanan keuangan syariah yang unggul dan berkualitas. Agar bagian dari perjalanan BSI menuju masa depan yang lebih cerah dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
"Dalam pembangunan IKN, BSI tidak hanya bekerja sama dalam hal pembayaran serta menyediakan ATM yang dapat dipergunakan pekerja di IKN, tapi sejak sekarang kami juga mempersiapkan infrastruktur dari sekarang, dari itu kami menghadirkan KCP BSI Nusantara," kata pria berkacamata itu.
Hadir secara virtual Director Sales and Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, BSI sebagai salah satu institusi yang melayani masyarakat pihaknya mendukung kegiatan pemerintah, termasuk dalam mendukung IKN. Dalam kesempatan itu, ia sekaligus membeber, BSI berhasil mencetak laba senilai Rp1,71 triliun pada kuartal I/2024, di tengah tantangan dan kondisi ekonomi global yang fluktuatif.
Di tengah kondisi perekonomian global yang penuh ketidakpastian, BSI kembali membuktikan diri mampu mencetak kinerja yang impresif. Pencapaian positif BSI didorong oleh pengumpulan dana pihak ketiga (DPK) yang tumbuh pesat, yaitu 10,43 persen (yoy) mencapai Rp 297 triliun yang didominasi oleh dana murah. Dimana tabungan tumbuh 8,75 persen dan giro tumbuh hingga 10,52 persen. Pencapaian tersebut pun berhasil membawa posisi BSI berada di peringkat 5 secara nasional dari sisi penghimpunan tabungan.
Dari sisi intermediasi, penyaluran pembiayaan BSI pada kuartal 1 2024 mencapai Rp 247 triliun atau tumbuh 15,89 persen (yoy). Dari nilai tersebut, sebesar 54,62 persen disalurkan pada segmen consumer. Kemudian, sebesar 27,81 persen disalurkan ke segmen wholesale dan 17,56 persen ke segmen retail.
Pada segmen konsumer sendiri, pembiayaan terbesar disalurkan untuk pembiayaan griya, mitraguna, pensiun, bisnis emas, oto, cicil emas dan hasanah card. Adapun untuk pembiayaan berkelanjutan, BSI telah menyalurkan Rp 59,2 triliun yang didominasi oleh sektor UMKM sebesar Rp 46,6 triliun, sustainable agriculture Rp 4,9 triliun, energi terbarukan Rp 0,9 triliun, dan proyek green lainnya sebesar Rp 0,6 triliun.
"Hadirnya KCP BSI Nusantara diharapkan bisa semakin memperkuat dan meningkatan pencapaian pada tahun ini," harapnya.
Adapun Gamaliel Abimanyu Arliandito sebagai Camat Sepaku mengungkapkan harapan, kehadiran BSI di daerahnya bisa berdampak luas dan serta mampu meningkatkan ekonomi sekitarnya. "Semoga melalui kerja sama maupun CSR yang diberikan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat kami," tutupnya.
Diakhir acara itu tidak hanya diberikan santunan kepada anak yatim piatu, tetapi tim BSI juga memberikan kejutan ulang tahun kepada RCEO BSI RO IX Kalimantan Ricky Rikardo Mulyadi dan Area Manager BSI RO IX Kalimantan Wawan Purwantoro yang diwarnai dengan suka cita.
Ulil
Yin.khazan@gmail.com