Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Harga Bawang Merah Melandai, Penjualan Justru Belum Stabil

Tia Lalita Novitri • 2024-05-14 11:30:00
LEBIH MURAH: Pedagang menimbang bawang merah. Di pasar tradisional Banjarmasin, bawang merah dan bawang putih dijual dengan harga Rp45.000 per kilogram.  (FOTO: TIA LALITA NOVITRI/
LEBIH MURAH: Pedagang menimbang bawang merah. Di pasar tradisional Banjarmasin, bawang merah dan bawang putih dijual dengan harga Rp45.000 per kilogram.  (FOTO: TIA LALITA NOVITRI/

 

 Harga jual bawang merah berangsur turun. Seperti di sejumlah pasar tradisional Banjarmasin. Hingga Senin (13/5), bawang merah berada di harga Rp45.000 per kilogram. Sepekan lalu, bawang merah masih berkisar Rp60.000-Rp70.000 per kilogram. Jadi momok di masyarakat, terutama di kalangan pengusaha kuliner.

Beruntung, harga bahan pokok tersebut mengalami penurunan. Pedagang di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin, Junaidi menuturkan, harga jual bawang merah melandai dalam beberapa hari terakhir. “Sudah turun sekali, dibanding dalam pekan lalu masih sekitar Rp60.000 per kg,” ungkapnya.

Penyebabnya karena suplai bawang melimpah. Dipasok dari Sulawesi. “Kami ambil bawang dari Sulawesi. Pasokannya lancar, harga pun turun,” ujar Junaidi. Meskipun turun, Junaidi mengeluhkan rendahnya daya beli masyarakat. Ia memprediksi, masyarakat mengira bawang masih semahal pekan lalu.

“Harga memang turun, tapi penjualan turun juga. Penjualan ramai justru saat harga mahal kemarin,” tuturnya. Sementara itu, harga jual bawang putih terpantau stabil. Berada di harga Rp45.000. “Bawang putih tidak naik, tidak juga turun,” sebutnya.

Penurunan harga jual bawang juga dituturkan Rahma, pedagang di Pasar Ahad, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar. Dijual dengan harga Rp45.000 dan Rp50.000 per kilogram.

Berbeda dengan Junaidi, Rahma menuturkan, eceran bawang justru semakin ramai. “Penjualan bawang selalu ramai, apalagi harga baru turun,” tuntasnya.

Salah seorang pembeli, Yani juga bersyukur atas penurunan harga ini. Pengusaha makanan kantin sekolah ini pun dapat menurunkan modal produksi. “Syukur harga bawang mulai turun. Setidaknya ini bisa menurunkan modal jualan saya,” tutupnya. (*)

 

 
Editor : Indra Zakaria