Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jembatan Pulau Balang Beroperasi, Traffic Feri Balikpapan-Penajam Terancam Turun 40 Persen, ASDP Pertimbangkan Rute Baru

Muhammad Ridhuan • Senin, 12 Agustus 2024 | 13:30 WIB
Feri yang tengah mengisi penumpang di Pelabuhan Feri Penajam
Feri yang tengah mengisi penumpang di Pelabuhan Feri Penajam

 

Keberadaan Jembatan Pulau Balang sebagai infrastruktur pendekat Balikpapan-Ibu Kota Nusantara (IKN) berdampak pada aktivitas di Pelabuhan Feri penyeberangan Kariangau-Penajam. Dengan keberadaan jembatan yang diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 28 Juli lalu tersebut, bisa dipastikan akan terjadi penurunan penumpang.

General Manager (GM) PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Balikpapan Christoper Samosir menjelaskan, ada potensi penurunan jumlah penumpang yang menyeberang di pelabuhan feri sisi Penajam, jika Jembatan Pulau Balang resmi difungsikan sebagai akses pendekat menuju IKN.

“Tentu jika Jembatan Pulau Balang telah beroperasi akan memberikan dampak kepada arus lalu lintas penyeberangan. Sebagai tinjauan kami di lapangan, proyeksinya bisa terjadi penurunan hingga 40 persen. Itu yang harus kami hadapi,” ucap Christoper, Minggu (11/8). 

Sebagai operator pelabuhan dan kapal, PT ASDP sudah melakukan sejumlah rencana ke depan untuk menghadapi dampak tersebut. Salah satunya dengan merelokasi kapal ke rute penyeberangan lain.

 

“Saat ini sudah ada satu operator kapal swasta yang memindahkan kapalnya ke Baubau, Sulawesi Tenggara. Sementara kami sebagai operator pelabuhan, ASDP pasti akan membuka peluang lintasan baru. Keluar Kalimantan,” bebernya.

ASDP menurutnya yakin, dengan perkembangan pemindahan IKN di Kaltim khususnya Penajam Paser Utara (PPU), akan terjadi pergerakan traffic baik di pelabuhan penyeberangan maupun pelabuhan umum. Sehingga peluang pasar ini yang menjadi target ASDP. 

“Misal dari Penajam - Baubau, Penajam - Mamuju, Penajam - Parepare, dan Penajam - Palu. Atau mungkin bisa Penajam – Surabaya. Itu bergantung pada kesiapan kami dalam hal dermaganya,” sebutnya. (rom)

 

 
Editor : Indra Zakaria