Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

BRI Siapkan Strategi Mendukung Kebijakan Ekonomi Pemerintahan Prabowo-Gibran

Rahman Hakim • 2024-11-04 11:57:58
Photo
Photo

PROKAL.CO, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) memaparkan strategi untuk mendukung kebijakan ekonomi pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Kebijakan ini memiliki fokus pada tiga bidang utama: hilirisasi, pembangunan, dan ketahanan energi, yang menjadi dasar bagi perekonomian Indonesia di masa depan.

Fokus Kebijakan Ekonomi: Hilirisasi, Swasembada Pangan, dan Energi

Kebijakan hilirisasi yang dicanangkan pemerintah bertujuan mengolah hasil tambang dan produk pertanian, seperti minyak kelapa sawit, agar memiliki nilai tambah di dalam negeri.

Pemerintah juga berfokus pada peningkatan swasembada pangan dan ketahanan energi untuk menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam konferensi pers Kinerja Keuangan BRI Kuartal III 2024 yang diadakan di Jakarta pada 30 Oktober, Direktur Utama BRI, Sunarso, menguraikan dua kerangka kerja yang disusun bank ini sebagai respons terhadap kebijakan ekonomi tersebut.

Kerangka pertama adalah tujuan nasional, yang mengutamakan analisis untuk mendukung target ekonomi pemerintah.

Kerangka kedua mencakup analisis peluang bisnis yang dihasilkan dari kebijakan tersebut.

Pertumbuhan Ekonomi: Tantangan dan Target

Sunarso menjelaskan bahwa berdasarkan analisis BRI, untuk mendorong Indonesia keluar dari jebakan pendapatan menengah atau "middle income trap", dibutuhkan pertumbuhan ekonomi dengan laju sekitar 6%.

Target pemerintah sendiri bahkan lebih tinggi, yaitu 8%, yang mencerminkan sinergi antara bank dan pemerintah dalam upaya mencapai tujuan nasional.

Menurut Sunarso, untuk mencapai pertumbuhan di atas 6%, salah satu kunci utamanya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia atau human capital.

Hal ini sangat dipengaruhi oleh ketersediaan dan kualitas pangan yang memadai. Oleh karena itu, swasembada pangan menjadi prioritas, sejalan dengan program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Ketersediaan nutrisi yang cukup akan berperan besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Peluang Bisnis dari Hilirisasi dan Pengembangan Produk Lokal

BRI melihat peluang besar dalam kebijakan hilirisasi yang akan menciptakan nilai tambah untuk produk tambang dan agrikultur.

Sunarso menjelaskan bahwa setiap proses nilai tambah dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan mendistribusikan pendapatan dengan lebih baik.

Misalnya, kelapa sawit yang diolah menjadi produk turunan seperti minyak sawit atau produk kosmetik akan memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan meningkatkan perekonomian domestik.

Proses hilirisasi ini, baik pada produk tambang maupun agrikultur, akan membuka lapangan kerja baru dan memperluas peluang usaha.

BRI melihat ini sebagai potensi bisnis yang signifikan, karena peningkatan distribusi pendapatan dan pertumbuhan ekonomi akan mendorong permintaan akan jasa keuangan.

Hilirisasi Energi: Pendorong Ekonomi Nasional

Di bidang energi, hilirisasi juga dianggap sebagai langkah penting yang akan mendorong roda perekonomian nasional.

Dengan lebih banyaknya aktivitas ekonomi dari pengolahan bahan mentah di dalam negeri, bank melihat adanya kesejajaran antara kebijakan pemerintah dan strategi BRI.

"Dengan kebijakan yang ada, baik pemerintah maupun BRI memiliki tujuan yang sama dalam membangun ekonomi Indonesia yang lebih kuat," jelas Sunarso.

Editor : Rahman Hakim
#swasembada #bri #bbri #energi #hilirisasi #pertanian #prabowo #pangan