Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Desa Wunut Klaten Raup Rp6 Miliar dari Wisata, Bagi-Bagi THR Berkat Program BRI

Rahman Hakim • 2025-04-05 18:03:15
Photo
Photo

PROKAL.CO, Nama Desa Wunut di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, mungkin belum terlalu dikenal luas.

Namun, desa ini berhasil mencuri perhatian lewat pengelolaan potensi sumber daya alamnya secara maksimal, khususnya lewat sektor wisata air yang menjadi tulang punggung perekonomian warga.

Di lahan seluas 110,5 hektare, Desa Wunut dikenal memiliki mata air alami yang melimpah. Sumber air inilah yang kemudian diolah menjadi destinasi wisata unggulan bernama Umbul Pelem.

Objek wisata ini tak hanya menjadi daya tarik bagi wisatawan, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.

Wisata Umbul Pelem, Hasil Optimalisasi Dana Desa

Kepala Desa Wunut, Iwan Sulistya Setiawan, menjelaskan bahwa pembangunan Umbul Pelem dimulai sejak 2016, dengan memanfaatkan dana desa.

“Awalnya hanya berupa genangan air biasa. Tapi setelah ada dana desa, kami sepakat untuk mengembangkan potensi ini menjadi wisata air, bukan jalan atau infrastruktur lain seperti desa kebanyakan,” ujarnya.

Pengelolaan Umbul Pelem kini berada di bawah naungan BUMDes Sumberkamulyan yang resmi berdiri pada 2023.

Ketua BUMDes, Sariyanto alias Ari, menyampaikan bahwa Umbul Pelem menjadi fokus utama unit usaha desa karena kekayaan mata air yang dimiliki.

“Kami lebih memilih fokus ke sektor wisata air karena memang potensinya besar. Untuk usaha lain seperti peternakan masih dalam tahap perintisan. Prinsip kami, satu fokus dulu, sampai matang, baru ekspansi ke sektor lain,” kata Ari.

Desa BRILiaN: Wunut Jadi Contoh Desa Maju dan Mandiri

Desa Wunut juga tercatat sebagai salah satu peserta dalam Program Desa BRILiaN BRI 2023, yang bertujuan mencetak desa-desa percontohan melalui penguatan kepemimpinan, kolaborasi, serta pemanfaatan potensi lokal berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s).

Menurut Ari, pelatihan dan pendampingan dalam program tersebut sangat membantu pengurus desa dalam menata strategi pembangunan ekonomi. “Program ini benar-benar edukatif. Kami masih merasakan manfaatnya sampai sekarang, terutama untuk tata kelola ekonomi desa,” jelasnya.

Kolaborasi dengan BRI juga diwujudkan melalui dukungan branding untuk loket tiket Umbul Pelem serta fasilitas transaksi seperti EDC dan QRIS.

Bahkan, ketika kolam renang syar'i "Umbul Gedhe" nanti resmi beroperasi, 30% pendapatan akan disisihkan sebagai tabungan masyarakat melalui rekening BRI.

Omzet Miliaran dan Tradisi Bagi-Bagi THR

Desa Wunut sempat viral berkat tradisi bagi-bagi THR untuk seluruh warga, yang mulai dilakukan sejak 2023.

Dana THR ini sepenuhnya berasal dari pendapatan wisata Umbul Pelem, yang pada 2024 mencetak omzet fantastis mencapai Rp6 miliar. Setiap warga menerima THR senilai Rp200.000 per orang.

Tak hanya itu, desa ini juga menjalankan program jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan untuk seluruh warganya.

Mulai dari perangkat desa, ketua RT/RW, hingga para ibu rumah tangga kini mendapat perlindungan sosial berkat hasil usaha desa.

“Perlindungan sosial kami jalankan bertahap. Mulai dari perangkat desa di 2018, lalu seluruh kepala keluarga di 2020, perempuan pekerja di 2021, hingga seluruh warga yang belum punya BPJS Kesehatan kami daftarkan di 2022. Setelah semua terlindungi, di 2023 kami mulai berbagi THR,” ujar Iwan.

BRI Dukung Ribuan Desa Lewat Program BRILiaN

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menegaskan bahwa Program Desa BRILiaN telah menjangkau 4.327 desa hingga akhir 2024.

Program ini dirancang untuk mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi lokal dan kolaborasi lintas sektor.

“Desa BRILiaN adalah bentuk nyata komitmen BRI dalam mencetak role model pembangunan desa berbasis SDG’s melalui praktik kepemimpinan unggul,” tutup Hendy.

Editor : Rahman Hakim
#bri #bbri #Desa BRILiaN #pemberdayaan desa #ekonomi desa