Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Berdaya Bersama BRI: Perjalanan Sukses Kartini Modern dari Pamulang, dari Pinggir Jalan Hingga Beromzet Jutaan

Rahman Hakim • 2025-04-08 10:49:32

Photo
Photo

PROKAL.CO, Semangat perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan nyatanya terus menginspirasi hingga masa kini.

Banyak perempuan Indonesia tak lagi hanya menjadi penonton dalam roda ekonomi keluarga, namun aktif mengambil peran sebagai pelaku usaha.

Baca Juga: BRI Dorong Ekspor Produk Lokal, Gelap Ruang Jiwa Pamerkan Karya Aksesori di BRI UMKM EXPO(RT)

Salah satu sosok yang mencerminkan semangat tersebut adalah Suryani, perempuan tangguh asal Pamulang, Tangerang Selatan, Banten.

Berbekal insting bisnis dan tekad kuat, Suryani memulai langkahnya sebagai pedagang eceran sejak 2009.

Ia melihat potensi dari lokasi rumahnya yang berada di pinggir jalan raya yang ramai lalu lintas. Kesempatan itu tak ia sia-siakan.

Ia kemudian membuka toko kelontong yang menjual kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, serta bensin eceran untuk kendaraan roda dua.

Baca Juga: Arus Balik 2025, BRI Buka Posko Kesehatan Gratis di Bandara dan Rest Area

“Melihat lalu lalang kendaraan setiap hari, saya merasa sayang jika tidak dimanfaatkan. Dari sanalah saya mulai berpikir untuk membuka usaha,” ungkap Suryani.

Strategi Lokasi dan Produk Jadi Kunci Sukses

Strategi penempatan toko yang berada di lokasi strategis terbukti efektif. Toko kelontong milik Suryani menjadi tempat singgah favorit para pengendara yang membutuhkan bensin atau sekadar belanja kebutuhan harian. Meski awalnya hanya sekadar mencoba, perlahan namun pasti usahanya berkembang pesat.

Peluang besar datang ketika Suryani mendapatkan bantuan permodalan dari PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), program pemberdayaan perempuan prasejahtera dari PT Permodalan Nasional Madani yang merupakan bagian dari Holding Ultra Mikro bersama BRI dan Pegadaian.

Bantuan sebesar Rp3 juta yang diterima pada 2023 ia gunakan untuk menambah stok barang dagangan.

Baca Juga: UMKM Lokal Naik Kelas, BRI Antar Songket Silungkang Tampil di Panggung Internasional

“Proses pengajuannya sangat mudah dan cepat. Modal ini sangat membantu saya untuk menjaga ketersediaan stok,” jelas Suryani.

Tambahan Modal dari KUR BRI, Usaha Makin Melaju

Tidak berhenti sampai di sana, Suryani terus mengembangkan usahanya. Melihat potensi yang semakin besar, ia pun memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI. Pada akhir 2024, ia menerima tambahan modal usaha sebesar Rp50 juta.

“Proses pencairannya cepat dan pihak BRI juga aktif memberikan pendampingan. Saya dibimbing untuk mengelola keuangan usaha dengan benar, termasuk waktu yang tepat untuk membayar cicilan,” kata Suryani.

Baca Juga: Desa Wunut Klaten Raup Rp6 Miliar dari Wisata, Bagi-Bagi THR Berkat Program BRI

Dengan manajemen yang baik dan keberanian mengambil peluang, kini toko kelontong Suryani mampu menghasilkan omzet sekitar Rp500 ribu per hari.

Usaha yang awalnya hanya sebagai pengisi waktu kini menjadi penopang utama ekonomi keluarganya. Bahkan, ia bisa menyekolahkan anak-anaknya dari hasil usahanya tersebut.

BRI: Komitmen Dukung UMKM Naik Kelas

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menegaskan bahwa kisah Suryani adalah bukti nyata bagaimana pelaku usaha mikro bisa naik kelas melalui pendampingan yang tepat.

“BRI berkomitmen untuk terus mendorong pelaku usaha ultra mikro agar berkembang. Tidak hanya melalui penyaluran pinjaman, tetapi juga lewat edukasi keuangan, pendampingan usaha, dan ajakan untuk menabung,” ujar Hendy.

Baca Juga: Habbie Minyak Telon Asal Yogyakarta Tembus Rekor MURI dan Catat Omzet Fantastis di BRI UMKM EXPO(RT) 2025

Kisah Suryani menjadi inspirasi bahwa perempuan Indonesia memiliki potensi besar dalam membangun ekonomi keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, selaras dengan semangat Kartini yang tak lekang oleh waktu.

Editor : Rahman Hakim
#ultra mikro #bri #UMKM Naik Kelas #bbri #Mekaar