Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pemberdayaan Perempuan Desa Sukses Besar, BRI Jadi Katalis Pertumbuhan UMKM Wanita

Rahman Hakim • 2025-06-10 11:09:39

 

Photo
Photo

PROKAL.CO, Pemberdayaan masyarakat desa kini semakin inklusif, bahkan perempuan pun turut berperan aktif dalam menggerakkan potensi lokal.

Salah satu kisah inspiratif datang dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Sari Amerta Giri di Dusun Asah Panji, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Bali.

Berkat peran serta perempuan dan dukungan nyata dari BRI, kelompok ini berhasil mengangkat potensi desa melalui pertanian dan UMKM berbasis produk lokal.

KWT Sari Amerta Giri: Inisiatif Perempuan Desa yang Berdampak

Desa Wanagiri selama ini dikenal dengan panorama alamnya yang menawan. Namun, tak banyak yang tahu bahwa desa ini juga menyimpan potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan.

Melihat peluang tersebut, Ni Nyuman Budiani atau yang akrab disapa Ani menginisiasi pembentukan KWT Sari Amerta Giri pada tahun 2009.

“Waktu pertama kali tinggal di sini, saya tertarik mengikuti kegiatan pemberdayaan masyarakat. Dari situ saya mengenal konsep Kelompok Wanita Tani dan mulai berpikir untuk membentuknya di Wanagiri, karena sebelumnya belum ada,” ujar Ani.

Berangkat dari semangat membangun, Ani bersama 17 perempuan desa lainnya membentuk wadah untuk belajar bertani, meningkatkan keterampilan, dan mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Kelompok ini kemudian mendapat bimbingan dari penyuluh pertanian, serta mulai mengelola lahan-lahan pertanian milik anggota.

Dari Lahan Pertanian ke Produk UMKM

Seiring waktu, KWT Sari Amerta Giri tidak hanya menggarap pertanian, tetapi juga mengembangkan produk olahan.

Dukungan dari pemerintah daerah berupa mesin roasting kopi menjadi titik awal berkembangnya lini usaha kopi.

Baca Juga: Bangkit Bersama BRI: Desa Sukalaksana Garut Panen Manfaat Jelang Idul Adha 2025

Produk kopi bubuk mereka, yang diberi nama Dua Putri, kini diproduksi sebanyak 100–150 kg per bulan dan dipasarkan di desa sekitar maupun melalui partisipasi di pameran UMKM.

Tak hanya kopi, kelompok ini juga mengolah berbagai hasil kebun lainnya menjadi keripik dan ekstrak jahe.

Bahkan, inovasi terbaru mereka adalah menciptakan wine kopi, produk unik yang menarik perhatian pembeli dari luar daerah.

“Kini anggota kami bertambah menjadi 27 orang. Berkat modal bersama dari KWT, kami bahkan berhasil membeli lahan pertanian sendiri yang dikelola secara gotong royong,” tambah Ani.

Program BRI KlasterkuHidupku Jadi Pendorong Pemberdayaan Berkelanjutan

Kesuksesan KWT Sari Amerta Giri tidak lepas dari peran aktif Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program pemberdayaan KlasterkuHidupku.

Melalui program ini, BRI memberikan bantuan berupa mesin espresso, freezer, serta pelatihan barista bersertifikat bagi anggota kelompok.

“Bantuan dari BRI sangat kami rasakan manfaatnya. Kami tidak hanya terbantu secara peralatan, tapi juga dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia lewat pelatihan,” jelas Ani.

Ani pun menggarisbawahi pentingnya dukungan berkelanjutan untuk memajukan potensi desa, terutama sektor kopi yang menurutnya memiliki prospek besar di masa depan.

Pelatihan barista yang diinisiasi KWT menjadi salah satu langkah untuk membuka peluang usaha baru bagi pemuda desa.

Komitmen BRI dalam Mendampingi UMKM

Dalam pernyataan terpisah, Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menegaskan bahwa BRI terus berkomitmen mendampingi pelaku UMKM agar bisa naik kelas melalui berbagai program pemberdayaan.

Program “KlasterkuHidupku” tidak hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga pelatihan usaha dan pendampingan intensif.

“Kami percaya, UMKM adalah pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan. Kisah KWT Sari Amerta Giri menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara masyarakat dan BRI bisa membawa perubahan positif,” ungkap Hendy.

Penutup: Inspirasi Bagi Kelompok Perempuan di Daerah Lain

Kisah sukses KWT Sari Amerta Giri membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan di desa memiliki dampak signifikan bagi pembangunan lokal.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, terutama dari BRI, kelompok ini berhasil menciptakan ekosistem ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.

Ani berharap apa yang dilakukan oleh kelompoknya bisa menjadi inspirasi bagi perempuan di desa lain.

“Kami bersyukur atas dukungan dari BRI. Ini tidak hanya bermanfaat bagi kami, tapi juga anak-anak dan masyarakat desa secara keseluruhan,” pungkasnya.

 

Editor : Rahman Hakim
#Pemberdayaan Kelompok Usaha #bri #bbri #Klasterkuhidupku