Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Ekspor Kaltim Oktober 2025 Tembus US$1,86 Miliar, Naik 11,23% Dipicu Lonjakan Migas

Muhamad Yamin • 2025-12-02 07:47:41
Photo
Photo

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kinerja ekspor Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menunjukkan peningkatan signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat nilai ekspor Oktober 2025 mencapai US$1.866,84 juta, atau naik 11,23% dibandingkan September 2025.

Kenaikan ekspor tersebut didorong oleh penguatan kinerja pada kedua sektor, baik migas maupun nonmigas. Ekspor migas tercatat sebesar US$199,44 juta, melesat 36,50% dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara ekspor nonmigas mencapai US$1.667,40 juta, tumbuh 8,82%.

Kepala BPS Kaltim Dr Yusniar Juliana menjelaskan lonjakan ekspor migas terjadi seiring membaiknya ekspor hasil minyak dan gas. Nilai ekspor hasil minyak naik tajam 91,35% dari US$30,53 juta pada September menjadi US$58,42 juta pada Oktober 2025. Kemudian, ekspor gas juga naik 22,01% dari US$115,58 juta menjadi US$141,02 juta.

"Di sektor nonmigas, peningkatan terbesar terjadi pada golongan barang lemak dan minyak hewani atau nabati yang melonjak US$115,92 juta atau 104,93%. Selain itu, golongan barang berbagai produk kimia juga mencatat kenaikan cukup besar yakni US$12,23 juta (28,17%), disusul bahan bakar mineral yang naik US$9,97 juta (0,79%)," katanya, Senin 1 Desember 2025.

Meski begitu, beberapa komoditas tumbuh negatif. Penurunan terdalam tercatat pada golongan bahan kimia organik yang turun US$6,21 juta (38,31%). Komoditas ampas dan sisa industri makanan juga ikut melemah, turun US$0,47 juta (27,49%).

Selain ekspor, impor Kaltim pada Oktober 2025 juga mengalami kenaikan. Nilainya mencapai US$472,68 juta atau naik 7,82% dibandingkan September 2025.

"Impor migas tercatat sebesar US$394,79 juta, meningkat 5,31%. Sementara impor nonmigas tumbuh lebih tinggi yakni 22,64% dengan nilai US$77,89 juta," kata Dr Yusniar Juliana.

Dengan capaian ekspor yang jauh lebih tinggi dari impor, neraca perdagangan Kaltim Oktober 2025 kembali mencatat surplus besar. Total surplus tercatat sebesar US$1.394,16 juta.

Surplus terbesar disumbang sektor nonmigas dengan nilai US$1.589,51 juta. Sebaliknya, sektor migas masih mengalami defisit perdagangan sebesar US$195,35 juta. (*)

Editor : Indra Zakaria