Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Geliat Pariwisata Kaltim: Membangun SDM Berkualitas dan Mengangkat Budaya ke Panggung Dunia

Indra Zakaria • 2026-01-12 06:23:01
Desa Pela, salah satu destinasi wisata di Kukar.
Desa Pela, salah satu destinasi wisata di Kukar.

SAMARINDA — Sektor pariwisata Kalimantan Timur tengah menunjukkan lompatan positif berkat serangkaian kebijakan strategis yang digulirkan Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim. Fokus pembangunan kini tidak lagi hanya terpaku pada keindahan alam, melainkan beralih pada penguatan kapasitas sumber daya manusia serta pengembangan ekosistem ekonomi kreatif yang lebih mandiri dan profesional.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, menekankan bahwa kualitas pelayanan adalah kunci utama dalam menghadapi persaingan pasar pariwisata yang kian kompetitif. Melalui berbagai program pelatihan, bimbingan teknis, hingga sertifikasi profesi berstandar nasional, para pelaku usaha pariwisata didorong untuk memiliki kompetensi yang adaptif. Menurutnya, destinasi yang hebat akan kehilangan nilainya tanpa dukungan SDM yang mampu memberikan pelayanan prima kepada wisatawan.

Desa Pela, salah satu destinasi wisata di Kukar.
Desa Pela, salah satu destinasi wisata di Kukar.

Sejalan dengan peningkatan kualitas manusia, pengembangan desa wisata kini menjadi pilar penting dalam memeratakan dampak ekonomi. Melalui pendampingan intensif kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pemerintah berupaya memperkuat tata kelola destinasi di tingkat lokal. Tujuannya jelas, yakni agar masyarakat desa tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi aktor utama yang merasakan manfaat ekonomi langsung dari kunjungan wisatawan ke daerah mereka.

Dukungan terhadap ekonomi kreatif juga semakin nyata dengan optimalisasi Temindung Creative Hub. Tempat ini diposisikan sebagai ruang inkubasi dan kolaborasi lintas subsektor, di mana para pelaku kreatif lokal dapat memperluas jejaring dan meningkatkan nilai tambah produk mereka. Dengan fasilitasi promosi yang tepat, produk-produk kreatif asli Kalimantan Timur diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Dari sisi promosi, Kalimantan Timur kian berani tampil di kancah internasional, salah satunya melalui penyelenggaraan East Borneo International Folklore Festival (EBIFF). Event budaya bertaraf dunia ini menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan kekayaan tradisi Bumi Etam kepada mancanegara. Keberhasilan event ini diharapkan tidak hanya meningkatkan angka kunjungan, tetapi juga memperkuat citra Kaltim sebagai destinasi budaya yang inklusif dan berdaya saing global.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan terus tumbuh berkelanjutan. Langkah-langkah positif ini menjadi modal berharga bagi Kalimantan Timur untuk memperkuat kontribusi sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di masa depan.(adv/diskominfo/i)

Editor : Indra Zakaria