PROKAL.CO- Kinerja penanaman modal di Kabupaten Berau menunjukkan tren positif yang menggembirakan sepanjang tahun 2025. Melalui serangkaian langkah strategis mulai dari intensifikasi promosi hingga digitalisasi perizinan, pemerintah daerah berhasil menciptakan iklim investasi yang kondusif dan kompetitif bagi para pemodal.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengungkapkan bahwa fokus pemerintah tidak sekadar menarik minat investor, tetapi juga memastikan kenyamanan mereka melalui optimalisasi teknologi informasi dan peningkatan kualitas pengelolaan perizinan. Hasilnya terlihat nyata pada angka realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) tahun 2025 yang mencapai Rp 73.519.752, meningkat dari capaian tahun sebelumnya yang berada di angka Rp 66.836.138.
Di sisi lain, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencatatkan angka Rp 2.553.722.251.880. Meskipun angka ini sedikit terkoreksi dibandingkan tahun 2024, kepercayaan investor domestik tetap terjaga kuat, terutama pada sektor hilirisasi perkebunan kelapa sawit dan pembangunan pabrik pengolahan di daerah.
Keberhasilan ini didukung oleh efisiensi birokrasi yang impresif, di mana layanan perizinan tepat waktu mencapai angka 98 persen. Tingkat kepuasan masyarakat dan pelaku usaha pun berada di angka 87,50, melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 85,00. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran, menyebutkan bahwa transparansi dan kemudahan proses menjadi kunci utama yang membangun kepercayaan para investor.
Dampak dari melejitnya investasi ini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Selain pertumbuhan usaha waralaba yang memudahkan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, penyerapan tenaga kerja lokal menjadi prioritas utama. Melalui kolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, pemerintah daerah terus menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri yang masuk.(*)
Editor : Indra Zakaria