Shin Tae Yong saat memimpin pertandingan dalam laga Timnas Indonesia di Piala Asia 2023. (Media PSSI)
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), menggulirkan sorotan tajamnya terhadap tantangan besar yang dihadapi oleh sepak bola Indonesia. Dalam sebuah pernyataan yang membangkitkan kesadaran akan esensi peningkatan kualitas kompetisi domestik, Shin Tae-yong menyoroti bahwa jadwal yang sering berubah-ubah menjadi salah satu kendala utama yang menghambat perbaikan.
Menurutnya, dominasi Thailand dalam kancah sepak bola ASEAN, terutama di Piala AFF, tidak bisa dilepaskan dari keunggulan kompetitif Thai League, yang secara konsisten diakui sebagai liga terbaik di kawasan Asia Tenggara. Meskipun Indonesia telah menapaki jalan menuju final sebanyak enam kali, gelar juara di Piala AFF masih menjadi mimpi yang belum terwujud.
“Thailand jelas adalah tim yang kuat. Thai League itu nomor 1 di antara liga-liga di Asia Tenggara,” ujar Shin Tae-yong dikutip dari Yonhap, mencermati keunggulan kompetitif Thailand yang telah meraih enam kali gelar Piala AFF.
Shin Tae-yong dengan tegas menegaskan bahwa peningkatan kualitas kompetisi domestik, khususnya Liga 1, menjadi prasyarat penting bagi Indonesia untuk bersaing di tingkat internasional. Namun, tantangan besar terletak pada penjadwalan yang sering berubah secara mendadak, suatu kondisi yang tidak dialami oleh Thai League.
“Performa liga dan tempo permainannya harus ditingkatkan,” papar Shin Tae-yong, menunjukkan kekhawatiran terhadap kendala yang dihadapi oleh sepak bola Indonesia.
Thai League dikenal memiliki jadwal yang tersusun rapi, memberikan kesempatan bagi klub-klubnya untuk berkompetisi secara reguler di Liga Champions Asia. Hal ini memberikan keunggulan bagi pemain-pemain Thailand untuk berkembang dan menonjol di panggung internasional.
Selain itu, klub-klub Thailand juga telah terbiasa menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai negara Asia di Liga Champions Asia, yang menjadi latar belakang kesuksesan mereka di kancah internasional. Beberapa pemain Thailand bahkan berhasil meraih kesempatan bermain di luar negeri berkat penampilan impresif mereka dalam pertandingan internasional.
Menanggapi hal ini, Shin Tae-yong memahami bahwa tantangan utama bagi Timnas Indonesia adalah menciptakan lingkungan kompetitif di Liga 1. “Tak mudah meningkatkan kualitas Timnas Indonesia jika kompetisi domestik tidak mendukung,” ungkapnya.
Dalam konteks ini, Shin Tae-yong memahami bahwa tantangan utama bagi Timnas Indonesia adalah menciptakan lingkungan kompetitif di Liga 1. Baginya, sulit untuk meningkatkan kualitas Timnas jika kompetisi domestik tidak mendukung.
Pesan kritis dari Shin Tae-yong tidak hanya mencerminkan keinginan untuk keberhasilan Timnas Indonesia, tetapi juga sebagai panggilan untuk perbaikan dalam sepak bola domestik. Dia menyoroti pentingnya peningkatan kualitas Liga 1 sebagai langkah krusial menuju pembentukan timnas yang tangguh, yang dapat memberikan harapan baru bagi pencapaian gemilang skuad Garuda di level internasional.
Dengan melibatkan pemain-pemain berkualitas dan memperbaiki aspek-aspek krusial di dalam liga, sepak bola Indonesia dapat membidik prestasi lebih tinggi dan menantang dominasi Thailand di ASEAN serta membuka jalan bagi perbincangan yang lebih luas di level internasional. (*)