SLEMAN — Duel sengit antara Barito Putera melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu malam, 31 Januari 2026, berakhir tanpa pemenang. Meski skor kacamata 0-0 menutup laga panas tersebut, pertandingan ini menjadi bukti kematangan mental skuat Laskar Antasari dalam mempertahankan konsistensi mereka di papan atas Grup 2 Pegadaian Championship 2025/2026.
Pelatih Barito Putera, Stefano “Teco” Cugurra, menilai hasil imbang ini sebagai capaian yang adil bagi kedua belah pihak. Menurutnya, pertandingan berjalan dengan intensitas yang sangat tinggi karena kedua tim sama-sama mengincar poin penuh demi ambisi memuncaki klasemen. Meski sempat ada drama dua gol yang dianulir wasit, pelatih asal Brasil tersebut enggan menjadikannya sebagai alasan untuk mengeluh dan memilih menghormati jalannya pertandingan sebagai bagian dari dinamika sepak bola.
Di balik kegagalan meraih poin sempurna, Teco justru memberikan apresiasi tinggi terhadap kedisiplinan barisan pertahanannya. Ia mencatat adanya peningkatan signifikan dalam organisasi permainan, di mana para pemain mulai menunjukkan kekompakan dalam menjaga struktur tim saat digempur oleh serangan sayap PSS Sleman yang dikenal berbahaya. Baginya, kemampuan tim untuk tetap tenang di bawah tekanan ribuan suporter tuan rumah adalah sinyal positif bahwa sistem taktikal yang ia bangun mulai menyatu dengan karakter pemain.
Kesiapan mental para pemain belakang Barito Putera menjadi kunci utama dalam meredam agresivitas lawan yang diperkuat oleh deretan pemain berpengalaman eks Liga 1. Teco menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah mematangkan organisasi tim agar tidak mudah kebobolan, sembari terus mengasah ketajaman lini depan untuk menghadapi putaran kompetisi berikutnya yang diprediksi akan semakin ketat.
Meskipun hasil ini membuat Barito Putera harus merelakan posisi puncak klasemen putaran kedua dikunci oleh Persipura Jayapura, ambisi besar tim tetap tidak tergoyahkan. Teco menekankan bahwa perjalanan menuju target promosi kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia masih panjang dan terbuka lebar. Barito Putera pulang dari Maguwoharjo dengan membawa satu poin berharga serta kepercayaan diri yang semakin tebal bahwa mereka telah berada di jalur yang tepat untuk kembali ke Liga 1.
Editor : Indra Zakaria