Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Persebaya Masuk Jajaran 3 Besar Tim Termuda di Super League, Nomor Satu PSM

Redaksi Prokal • 2026-02-06 09:00:00
Toni Firmansyah (kanan) jadi salah satu pemain muda andalan Persebaya Surabaya. (Persebaya)
Toni Firmansyah (kanan) jadi salah satu pemain muda andalan Persebaya Surabaya. (Persebaya)

PROKAL.CO- Persebaya Surabaya kembali menegaskan identitasnya sebagai klub yang gemar mengandalkan talenta muda dalam mengarungi ketatnya kompetisi Super League 2025/2026. Di tengah hiruk-pikuk bursa transfer paruh musim yang penuh dengan perpindahan bintang mahal, tim berjuluk Green Force ini justru mencuri perhatian lewat komposisi pemainnya. Berdasarkan data terbaru, Persebaya tercatat sebagai tim dengan rata-rata usia skuad termuda ketiga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan rerata umur 26,2 tahun.

Langkah Persebaya ini sejalan dengan tren peremajaan yang sedang melanda beberapa klub besar tanah air. Posisi pertama tim termuda saat ini ditempati oleh PSM Makassar yang memiliki rata-rata usia 25,5 tahun, disusul oleh Persijap Jepara di urutan kedua. Persebaya sendiri memiliki angka yang sejajar dengan PSIM Yogyakarta, meski Green Force memiliki jumlah pemain yang lebih banyak yakni 29 personil. Pelatih Bernardo Tavares mengungkapkan bahwa pemahaman terhadap aset internal seperti akademi dan pemain muda merupakan kunci utama dalam membangun tim yang kompetitif untuk masa depan.

Kombinasi antara 11 pemain asing dan para penggawa muda lokal membuat skuad Persebaya terasa sangat dinamis namun tetap ramping. Di bawah Persebaya, terdapat Borneo FC Samarinda dan Persis Solo yang juga mengedepankan pemain di rentang usia 26 tahun. Sebaliknya, tim-tim seperti Persib Bandung yang memuncaki klasemen cenderung memiliki skuad yang lebih matang dengan rata-rata usia 27,6 tahun, sementara Malut United FC menjadi tim dengan rata-rata usia tertua yang mencapai hampir 30 tahun.

Situasi komposisi umur ini menjadi menarik mengingat jendela transfer tengah musim akan resmi ditutup pada 6 Februari 2026 pukul 23.59 WIB. Hingga detik-detik terakhir, klub-klub masih terus berlomba mendaftarkan pemain baru ke dalam sistem FIFA Transfer Matching System (TMS). Di saat Persija Jakarta mendatangkan tenaga muda seperti Mauro Zijlstra dan Persib Bandung memboyong nama besar seperti Layvin Kurzawa, Persebaya tetap konsisten dengan visi pengembangan pemain muda yang memiliki energi besar untuk bersaing di sisa putaran kedua.

Kepercayaan pada pemain muda ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi Persebaya untuk tetap stabil di papan atas. Meski bursa transfer kali ini diramaikan dengan isu pemecahan rekor transfer termahal, strategi Green Force yang memadukan pemain asing berkualitas dengan fondasi pemain muda menunjukkan bahwa masa depan klub dibangun di atas energi dan keberanian para talenta belia. Publik kini menanti apakah kekuatan darah muda ini mampu meruntuhkan dominasi tim-tim dengan skuad yang lebih senior di akhir musim nanti. (*)

Editor : Indra Zakaria