Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Adam Alis Bungkam Persija, Persib Menang di El Clasico dan Kian Dekat ke Tangga Juara

Redaksi Prokal • Senin, 11 Mei 2026 | 07:28 WIB
SOLID: Persib Bandung mengalahkan Persija Jakarta di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026). (PERSIB)
SOLID: Persib Bandung mengalahkan Persija Jakarta di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026). (PERSIB)

 SAMARINDA– Drama luar biasa tersaji di Stadion Segiri pada Minggu (10/5) sore, saat Persib Bandung berhasil menumbangkan rival abadinya, Persija Jakarta, dengan skor tipis 2-1. Kemenangan dalam laga bertajuk El Clasico Indonesia ini bukan sekadar soal gengsi, melainkan langkah raksasa bagi Pangeran Biru menuju takhta juara Super League 2025/2026.

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Persija Jakarta yang mengusung misi wajib menang langsung tampil menekan sejak menit awal. Upaya anak asuh Mauricio Souza membuahkan hasil pada menit ke-20 setelah Alaeddine Ajaraie sukses menggetarkan jala Teja Paku Alam. Gol tersebut sempat membuat tribun Stadion Segiri bergemuruh, memberikan angin segar bagi Macan Kemayoran yang tampil sangat agresif di awal laga.

Namun, mentalitas juara Persib berbicara. Hanya berselang delapan menit, Adam Alis muncul sebagai pembeda. Gelandang kelahiran Jakarta tersebut berhasil memanfaatkan kecerobohan bek Persija, Van Basty Sousa, yang terlalu lama menguasai bola di area berbahaya. Tanpa ampun, Adam menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Seolah belum cukup menyakiti tim dari tanah kelahirannya, Adam Alis kembali mencetak gol keduanya pada menit ke-38. Memanfaatkan momentum serangan balik yang tertata rapi, Persib berbalik unggul 2-1 sebelum turun minum, sebuah pukulan telak yang membuat lini belakang Persija tampak goyah.

Memasuki babak kedua, Persija praktis mengurung pertahanan Persib. Dominasi Macan Kemayoran terlihat jelas lewat rentetan peluang emas dari Fabio Calonego dan Eksel Runtukahu. Namun, tembok pertahanan yang digalang Federico Barba tampil sangat disiplin. Puncak frustrasi Persija terjadi di menit ke-83, saat tendangan roket Ajaraie yang hampir pasti berbuah gol secara heroik ditepis oleh Teja Paku Alam.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 tetap bertahan untuk keunggulan tim tamu. Hasil ini membawa dampak kontras bagi kedua raksasa: Persib Bandung kini kokoh di puncak dengan 75 poin dan semakin sulit dikejar dalam perburuan gelar juara. Sebaliknya, bagi Persija Jakarta, kekalahan menyakitkan di Samarinda ini secara resmi menutup peluang matematis mereka untuk mengangkat trofi musim ini.

Persib tidak hanya membawa pulang tiga poin dari Samarinda, tetapi juga membuktikan bahwa efektivitas dan ketenangan di bawah tekanan adalah kunci untuk memenangkan sebuah laga El Clasico.(*)

Editor : Indra Zakaria
#persib