Prokal.co, Laga penentuan bagi China dan Indonesia akan tersaji sore ini pukul 20.00 WIta, dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, putaran ketiga di Stadion Qingdao Youth Footbal, Qingdao.
Laga ini menjadi sangat krusial bagi China, karena berharap menang, setelah 3 kali main tanpa satu pun kemenangan. Jika kalah lagi, maka nasib pelatih China Branko Ivankovic akan sangat terancam.
Ivankovic pun berambisi mengamankan poin penuh. Dikutip dari laman resmi AFC, Senin, Ivankovic mengatakan anak-anak asuhnya harus bermain agresif dan ambisius untuk mendapatkan hasil yang mereka inginkan.
Sementara itu pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) mengharapkan pertandingan-pertandingan selanjutnya yang dilakoni Timnas Indonesia kualifikasi Piala Dunia 2026 berlangsung dengan adil, tidak seperti saat melawan Timnas Bahrain.
"Di masa mendatang, melawan siapa pun, saya berharap pertandingan dapat berlangsung secara adil dan wajar," ujar STY dalam konferensi pers jelang laga melawan China sebagaimana rekaman suara yang diterima di Jakarta.
Pelatih asal Korea Selatan itu menyinggung kembali pertandingan Timnas Indonesia saat bertandang ke markas Bahrain yang berakhir dengan skor imbang 2-2.
STY mengaku dirinya merasa Timnas Indonesia seyogyanya mampu menang di Bahrain, namun ia tidak ingin membahas secara terperinci mengenai pertandingan tersebut.
Ia mengatakan, dalam pertandingan tersebut, anak asuhnya sempat kehilangan fokus. Oleh sebab itu, kondisi tersebut telah dievaluasi agar tidak terulang lagi saat melawan Timnas China.
"Kami telah melakukan evaluasi dan refleksi atas hal ini, dan saya juga telah berbicara dengan para pemain secara mendalam." ujarnya.
Tom Haye dan kawan-kawan saat ini menempati peringkat kelima klasemen sementara Grup C dengan mengantongi tiga poin, sedangkan China belum mengantongi poin.
Puncak klasemen dipimpin Timnas Jepang yang mengantongi sembilan poin, disusul Timnas Australia, Timnas Arab Saudi, dan Timnas Bahrain yang masing-masing membukukan empat poin. (*)
Editor : Indra Zakaria