Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Banding FFP Diterima, Hukuman Pengurangan Poin Everton Dipangkas Menjadi 6 Poin Saja

MA. Fauzan Al Riyadh Panjaitan • Selasa, 27 Februari 2024 - 16:23 WIB
Banding kasus pelanggaran FFP Everton akhirnya dikabulkan Liga Inggris, pengurangan poin mereka dipangkas dari 10 poin menjadi 6 poin saja. (Sumber: Everton FC)
Banding kasus pelanggaran FFP Everton akhirnya dikabulkan Liga Inggris, pengurangan poin mereka dipangkas dari 10 poin menjadi 6 poin saja. (Sumber: Everton FC)

 

Everton akhirnya bisa bernafas lega setelah banding pelanggaran Financial Fair Play (FFP) yang mereka ajukan November lalu diterima oleh Liga Primer Inggris. Dilansir dari The Athletic, Liga Primer Inggris mengonfirmasi bahwa hukuman pelanggaran FFP terhadap The Toffees kini dipangkas menjadi enam poin saja.

“Dewan banding independen telah menyimpulkan bahwa sanksi atas pelanggaran Everton FC terhadap aturan profitabilitas dan keberlanjutan Liga Primer, untuk periode yang berakhir musim 2021/22 akan dipangkas pengurangan enam poin”, tulis pernyataan resmi Liga Primer Inggris pada Senin (26/2) malam WIB.

Baca Juga: Klopp Sebut Trofi Piala Carabao Tahun Ini Sangat Istimewa

Berdasarkan banding yang diajukan Everton, dua dari sembilan bukti yang disodorkan berhasil meyakinkan dewan independen. Alhasil, keputusan yang sebelumnya pengurangan sebesar sepuluh poin kini direvisi menjadi enam poin. 

Sementara itu, melalui pernyataan resminya, Everton mengaku cukup puas dengan hasil banding yang mereka dapatkan.

“Everton mengonfirmasi bahwa dewan banding telah menyimpulkan bahwa pengurangan poin yang diberlakukan komisi independen Liga Primer pada November dikurangi dari 10 poin menjadi 6 poin dengan segera,” tulis pernyataan resmi Everton.

“Meski klub masih mencerna keputusan dewan, kami puas dengan banding kami yang menghasilkan pemangkasan sanksi poin.”

Pada November lalu, Everton dijatuhi hukuman pengurangan 10 poin karena dianggap melanggar regulasi profitabilitas dan keberlanjutan (PSR) atau biasa disebut FFP Liga Primer.

Berdasarkan aturan tersebut, semua klub di Liga Primer hanya diperbolehkan mencatat kerugian maksimal 105 juta pound dalam kurun waktu tiga tahun. Bagi klub yang diketahui mengeluarkan dana melampaui batasan itu akan dikenakan denda hingga sanksi pengurangan poin.

Sayangnya, Everton tercatat alami kerugian 124,5 juta pound dalam periode tiga musim ke belakang. Dilansir dari Sky Sports, pengeluaran Everton yang membengkak saat itu disebabkan oleh pendanaan stadion baru mereka di area Bramley-Moore Dock.

Tepat setelah mereka dijatuhi hukuman pengurangan 10 poin, Everton pun mengajukan banding.

Dengan keputusan terbaru ini, Everton kini mendapat tambahan empat poin dan sukses mengoleksi 25 poin. Kendati demikian, tim yang bermarkas di Goodison Park itu masih tertahan di urutan 15 kasta tertinggi Liga Primer. (*)

Editor : Indra Zakaria
#everton