Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dihukum Larangan 4 Tahun Bermain, Paul Pogba Sedih, Terkejut dan Patah Hati

Indra Zakaria • Sabtu, 2 Maret 2024 - 12:49 WIB
Paul Pogba
Paul Pogba

 

Gelandang Juventus Paul Pogba telah dijatuhi hukuman larangan 4 tahun bermain di sepak bola oleh pengadilan anti doping Italia, setelah dites positif penggunaan doping pada Agustus 2023 lalu. Dilansir melalui AFP, Jumat (1/3/2024), Jaksa Anti Doping telah memutuskan pada Kamis (29/2/2024) menjatuhi hukuman larangan bermain 4 tahun di sepak bola yang diberikan kepada bintang Timnas Prancis itu.

Ini merujuk pada pengambilan sampel yang dilakukan pada pertandingan Serie A Italia Juventus berhadapan dengan Udinese, dimana Pogba hanya sebagai pemain cadangan.

Pogba terbukti positif ditemukan peningkatan kadar testoteron dalam sistemnya yang membuat dirinya ditangguhkan dan sudah tidak bermain sejak September 2023 lalu. Hukuman 4 tahun ini berarti Pogba tidak akan bermain lagi sampai musim 2027/28, dimana dia akan berusia 34 tahun dan dikhawatirkan hukuman itu dapat secara efektif mengakhiri karier bermainnya.

Menanggapi hukuman yang diberikan kepadanya, Paul Pogba memberikan pernyataan melalui Instagramnya, ia mengungkapkan perasaanya yang sedih terkejut dan juga patah hati.

“Hari ini saya telah diberitahu tentang keputusan Tribunale Nazionale Antidoping dan percaya putusan itu salah. Saya sedih, terkejut dan patah hati bahwa semua yang telah saya bangun dalam karier bermain profesional saya telah diambil dari saya,” tulis Pogba.

Dalam pernyataannya tersebut, juga menambahkan bahwa dirinya tidak benar-benar secara sadar dan sengaja untuk meminum suplemen apapun yang melanggar aturan anti doping.

“Ketika saya bebas dari pembatasan hukum, cerita lengkapnya akan menjadi jelas, tetapi saya tidak pernah secara sadar atau sengaja mengambil suplemen apapun yang melanggar peraturan anti-doping,” tegasnya.

“Sebagai atlet profesional, saya tidak akan pernah melakukan apapun untuk meningkatkan kinerja saya dengan menggunakan zat terlarang, serta tidak pernah tidak menghormati atau menipu sesama atlet dan pendukung dari tim manapun yang pernah saya mainkan atau lawan," tambah Pogba.

Pogba juga mengonfirmasi dirinya tidak tinggal diam dan akan terus berusaha untuk mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase terhadap keputusan yang dijatuhi kepadanya. “Sebagai konsekuensi dari keputusan yang diumumkan hari ini, saya akan mengajukan banding di hadapan pengadilan Arbitrase untuk olahraga,” tutupnya.

Pengacara Pogba juga ikut mengonfirmasi seperti dilansir melalui Fan Nation, bahwa pemain tersebut tidak sengaja menelan zat yang menyebabkan tes positif, Testoteron itu berasal dari suplemen makanan yang diresepkan oleh dokter yang dia konsultasikan di Amerika Serikat.

Apabila Pobga bisa membuktikan dirinya tidak bersalah, maka larangan hukuman bisa dibatasi hingga dua tahun atau bahkan hanya beberapa bulan jika substansi terjadi di luar persaingan dan tidak terkait dengan tingkat kinerjanya.

Paul Pogba baru bermain 12 kali bersama dengan Juventus sejak kembali ke klub dari Manchester United pada Juli 2022. (*)

Editor : Indra Zakaria
#pogba #doping