Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

3 Tahun Tinggalkan Die Mannschaft Eismann Come Back, Bikin Umpan Gol 7 Detik

Indra Zakaria • Senin, 25 Maret 2024 - 15:37 WIB

SALUT: Gestur gelandang Jerman Toni Kroos dalam international friendly match kontra Prancis di Groupama Stadium, Lyon, (24/3).
SALUT: Gestur gelandang Jerman Toni Kroos dalam international friendly match kontra Prancis di Groupama Stadium, Lyon, (24/3).
 

 

 LYON – Sisa-sisa kejayaan timnas Jerman itu sudah kembali. Ya, Toni Kroos melengkapi kembalinya kuartet pemain yang tersisa dari kesuksesan Jerman menjuarai Piala Dunia 2014. Come back dari pensiun yang diputuskannya tiga tahun lalu, Kroos mengikuti jejak Manuel Neuer, Mats Hummels, dan Thomas Muller kembali membela Die Mannschaft –julukan Jerman.

Kroos pun menandai comeback dengan sempurna setelah mengantarkan Jerman mempermalukan Prancis dengan dua gol tanpa balas dalam international friendly match di Groupama Stadium, Lyon, kemarin (24/3). Gelandang berjuluk Eismann itu jadi aktor di balik gol pertama Jerman yang tercipta tujuh detik setelah kickoff oleh gelandang serang Florian Wirtz.

’’Kembalinya Kroos begitu penting bagi kami. Dia telah melakukan pekerjaannya sangat baik sejak awal laga,’’ kata Rudi Voller, direktur olahraga Federasi Sepak Bola Jerman, seperti dilansir di laman resmi federasi.

Kembalinya Kroos juga dianggap Voller membentuk kepercayaan diri dalam skuad Jerman. ’’Bersamanya, kami memainkan salah satu permainan terbaik kami,’’ ucap Voller.

’’Semua pemain jadi lebih berani saat memegang bola. Itu yang memudahkan kami,’’ sahut Kai Havertz, gelandang serang Jerman yang dimainkan sebagai false nine kemarin, kepada Sport1.

Dalam laga kemarin, Kroos ditempatkan sebagai gelandang pivot ganda bersama Robert Andrich (Bayer Leverkusen). Kroos terbukti bisa bermain bersama kapten tim Ilkay Gundogan sekaligus nge-blend dengan gelandang muda seperti Wirtz dan Jamal Musiala.

Gelandang Prancis sekaligus rekan Kroos di Real Madrid Aurelien Tchouameni mengakui lini tengah Jerman lebih padat dengan adanya Eismann. Sementara itu, entraineur Prancis Didier Deschamps menilai Kroos telah menaikkan level permainan Jerman. ”Mereka (Jerman) tidak seperti beruji coba. Bandingkan dengan kami, khususnya ketika kebobolan gol pertama, kami masih berdiri diam,” tutur Deschamps kepada Reuters.

Bagaimana reaksi Kroos? Gelandang 34 tahun yang kemarin melakoni caps ke-107 itu menganggap kemenangan atas Prancis tidak boleh membuat Jerman terlena. Kroos mengingatkan, dalam tiga bulan ke depan masih bisa terjadi perubahan. Dari kekuatan Jerman maupun dari kekuatan lawan-lawan Jerman. ”Yang jadi pertanyaan, seberapa cepat perubahan itu bakal terjadi?” ucap Kroos seperti dilansir Sky Deutschland.

Kroos pun menyerahkan sepenuhnya perubahan itu kepada der trainer Jerman Julian Nagelsmann. ’’Dia (Nagelsmann) masih punya cukup waktu untuk memikirkan rencana terbaiknya,’’ imbuh Kroos.

Setelah melawan Prancis, Jerman menghadapi uji coba dengan lawan tangguh dari Eropa lainnya, Belanda, di Deutsche Bank Park, Frankfurt, pada Rabu (27/3) dini hari nanti. (ren/c19/dns)

Editor : Indra Zakaria
#jerman