Atalanta menjadi juara baru Liga Europa setelah mengakhiri catatan tak terkalahkan Bayer Leverkusen dengan kemenangan 3-0 dalam pertandingan final di Stadion Aviva, Dublin, Kamis dini hari WIB.
Ademola Lookman menjadi pahlawan kemenangan La Dea berkat tiga golnya, demikian laman resmi UEFA. Ini adalah trofi besar kedua Atalanta sejak menjuarai Coppa Italia pada musim 1961/1963.
Baca Juga: Pochettino Resmi Mengundurkan Diri dari Chelsea
Sebaliknya bagi Leverkusen, kegagalan menjuarai Liga Europa menghentikan catatan tim asuhan Xabi Alonso musim ini pada pertandingan ke-51. Atalanta langsung bermain ofensif kendati Leverkusen tetap menjadi tim yang mendominasi penguasaan bola.
Leverkusen terlihat sulit melepaskan diri dari tekanan Atalanta yang bahkan unggul pada menit ke-12. Serangan dari sisi kiri yang berujung umpan dari Teun Koopmainers dituntaskan dengan tendangan oleh Ademola Lookman untuk mengubah kedudukan 1-0.
Gol itu menambah kepercayaan diri Atalanta yang pada menit ke-26 menggandakan kedudukan, juga dari gol yang dibuat Lookman.
Operan gelandang Leverkusen, Granit Xhaka dipotong oleh Lookman yang kemudian menusuk hingga mencapai depan kotak penalti untuk melepaskan sepakan melengkung ke tiang jauh gawang Kovar.
Leverkusen baru mendapatkan peluang terbaiknya pada menit ke-35 saat Alejandro Grimaldo menerima umpan lambung Palacios dan tinggal berhadapan dengan Juan Musso, tetapi sepakannya mengarah tepat ke kiper Atalanta tersebut.
Charles de Ketelaere nyaris membawa Atalanta unggul andai saja bole hasil tendangannya dari luar kotak penalti gagal dihadang Kovar.
Pada babak kedua, kedua tim tidak menurunkan intensitas permainan. Leverkusen melancarkan serangkaian serangan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, Leverkusen kembali kebobolan oleh gol ketiga Lookman pada menit ke-75 sehingga Atalanta mempersebsar kedudukan menjadi 3-0.
Gol ini bermula dari serangan balik Atalanta. Gianluca Scamacca menggiring bola ke depan sebelum melepaskan umpan silang kepada Lookman, yang kemudian mengecoh Tapsobe dengan melepaskan sepakan ke pojok atas gawang Leverkusen.
Pada 15 menit terakhir Leverkusen berusaha mencetak gol, tetapi skor tak berubah sampai wasit menyudahi pertandingan ini. Skuad Atalanta asuhan pelatih Gian Piero Gasperini menjadi juara baru Liga Europa.
REKOR ATALANTA
Atlanta mencetak rekor dengan untuk pertama kali menjuarai Liga Europa usai mengakhiri perjalanan tak terkalahkan Bayer Laverkusen dengan kemenangn 3-0 dalam final Liga Europa di Stadion Aviva, Dublin, Irlandia, Kamis.
Tiga gol yang dibuat Ademola Lookman mematahkan prediksi Bayer Laverkusen akan menggenapi rekor tak terkalahkan musim ini selama 51 laga dalam semua kompetisi.
Keberhasilan ini menjadi sejarah klub asal Bergamo itu karena sebelum ini mereka tak pernah menjuarai kompetisi Eropa. Bayer Laverkusen menguasai 67 persen penguasaan bola, sedangkan Atlanta 33 persen.
Atlanta dan Laverkusen sama membuat 10 peluang tembakan, tapi Atlanta lebih klinis ketimbang tim asuhan Xabi Alonso, sehingga mengungguli permainan Granit Xhaka dan kawan-kawan. (*)