AMSTERDAM – Tijjani Reijnders kembali membuktikan kelasnya sebagai nyawa baru di lini tengah De Oranje. Gelandang andalan Manchester City tersebut tampil sebagai pahlawan kemenangan saat Timnas Belanda sukses membalikkan keadaan untuk menundukkan Norwegia 2-1 dalam laga uji coba internasional, Sabtu (28/3) dini hari WIB.
Berlaga di depan publik sendiri di Johan Cruyff Arena, skuad asuhan Ronald Koeman sempat dibuat bungkam oleh kejutan tim tamu sebelum akhirnya mentalitas juara berbicara di penghujung laga.
Belanda sebenarnya memegang kendali permainan sejak peluit pertama dibunyikan dengan penguasaan bola yang dominan. Namun, petaka datang pada menit ke-24. Melalui skema serangan balik cepat, Andreas Schjelderup berhasil menuntaskan umpan manis David Moller Wolfe yang merobek jala Bart Verbruggen. Norwegia memimpin 1-0.
Tersentak oleh gol tersebut, Cody Gakpo dan kawan-kawan langsung meningkatkan intensitas serangan. Gelombang tekanan Belanda akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-35. Berawal dari sepak pojok terukur Teun Koopmeiners, sang kapten Virgil van Dijk melompat paling tinggi untuk menghujamkan bola lewat sundulan mautnya. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Belanda tampil lebih taktis. Sang pembeda akhirnya muncul di pertengahan babak kedua. Tijjani Reijnders menunjukkan penempatan posisi yang brilian saat menerima umpan tarik dari Denzel Dumfries. Dengan tenang, Reijnders melepaskan tembakan yang memastikan Belanda berbalik unggul 2-1.
Gol tersebut disambut selebrasi emosional oleh publik Amsterdam. Sejak gol itu tercipta, Belanda semakin nyaman mengendalikan ritme permainan. Sebaliknya, Norwegia tampak frustrasi dan kesulitan mengembangkan serangan untuk menembus tembok kokoh yang digalang Van Dijk.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap terjaga untuk kemenangan tuan rumah. Penampilan Reijnders dalam laga ini seolah menegaskan perannya yang tak tergantikan di bawah asuhan Ronald Koeman.
Kemenangan ini menjadi modal psikologis yang sangat berharga bagi Belanda untuk mematangkan strategi sebelum terjun ke turnamen internasional mendatang. Sementara bagi Norwegia, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting, terutama dalam menjaga konsistensi pertahanan saat menghadapi tim dengan intensitas serangan tinggi seperti Belanda. (*)
Editor : Indra Zakaria