Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Drama di Etihad: City Tundukkan Arsenal 2-1, Perburuan Gelar Liga Inggris Membara

Redaksi Prokal • Senin, 20 April 2026 - 09:39 WIB
Selebrasi Erling Haaland (kiri) setelah mencetak gol kemenangan 2-1 atas Arsenal dalam pertandingan Liga Inggris 2025/26 di Etihad Stadium pada Minggu (19/4/2026). (ManCity.com)
Selebrasi Erling Haaland (kiri) setelah mencetak gol kemenangan 2-1 atas Arsenal dalam pertandingan Liga Inggris 2025/26 di Etihad Stadium pada Minggu (19/4/2026). (ManCity.com)

 

PROKAL.CO- Persaingan takhta Premier League musim 2025/26 mencapai titik didih di Etihad Stadium setelah Manchester City sukses memangkas jarak poin dengan menumbangkan sang pemuncak klasemen, Arsenal. Kemenangan tipis dalam laga yang penuh intensitas ini membuat The Citizens kini mengoleksi 68 poin dari 32 pertandingan. Meskipun Arsenal masih memimpin di puncak dengan torehan 71 poin, tim asuhan Pep Guardiola memiliki keuntungan satu simpanan laga yang bisa menjadi faktor penentu di pekan-pekan krusial menjelang akhir kompetisi.

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi khas dua tim papan atas yang langsung saling serang sejak peluit awal dibunyikan. Tuan rumah berhasil memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-16 melalui aksi memukau pemain muda mereka, Rayan Cherki. Melalui penetrasi solo yang brilian, Cherki menusuk ke dalam kotak penalti Meriam London, mengecoh barisan pertahanan lawan, dan melepaskan tembakan kaki kiri akurat yang bersarang telak di pojok gawang David Raya.

Namun, euforia publik Etihad tidak bertahan lama karena dua menit berselang Arsenal mampu membalas. Berawal dari blunder fatal Gianluigi Donnarumma saat berusaha membuang bola, si kulit bundar justru mengenai tubuh Kai Havertz dan memantul masuk ke gawang sendiri, sehingga skor berubah cepat menjadi imbang 1-1. Menjelang turun minum, Arsenal nyaris berbalik unggul, tetapi bek City Cristhian Mosquera melakukan blok krusial terhadap peluang emas kedua Havertz untuk memastikan skor tetap sama hingga jeda antarpeluru.

Memasuki paruh kedua, Arsenal yang dipimpin Mikel Arteta tampil lebih agresif dan terus menekan untuk mengincar poin penuh. Eberechi Eze sempat melepaskan ancaman berbahaya, dan Donnarumma dipaksa bekerja keras melakukan penyelamatan heroik saat berhadapan satu lawan satu dengan Havertz. Di tengah tekanan tim tamu, efektivitas serangan balik City terbukti menjadi kunci kemenangan mereka.

Pada menit ke-65, Erling Haaland menunjukkan insting predatornya dengan mencetak gol penentu. Memanfaatkan umpan tarik akurat dari Nico O’Reilly, sang striker Norwegia menyambar bola dengan sepakan keras yang tak mampu diantisipasi oleh pertahanan Arsenal, memastikan keunggulan tuan rumah bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini membuat peta persaingan juara semakin terbuka lebar. Saat ini Arsenal memimpin dengan 71 poin dari 33 laga, sementara Manchester City menempel ketat dengan 68 poin namun baru memainkan 32 laga. Dengan lima pertandingan tersisa bagi City dan empat bagi Arsenal, kendali persaingan kini berada di tangan Manchester City. Jika mereka mampu menyapu bersih sisa laga dengan kemenangan, gelar juara kemungkinan besar akan tetap bertahan di Etihad Stadium. Sebaliknya, Arsenal kini harus tampil sempurna di sisa musim sembari berharap sang juara bertahan terpeleset di laga-laga penutup mereka. (*)

Editor : Indra Zakaria
#arsenal #manchester city