Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Piala Dunia 2026 Catat Rekor Produktivitas Terganas dalam Sejarah Sepak Bola, Hanya Panama yang Tak Cetak Satupun Gol

Indra Zakaria • Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:09 WIB
Timnas Panama.
Timnas Panama.

NEW YORK – Piala Dunia FIFA 2026 yang saat ini sedang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menelurkan catatan sejarah baru yang luar biasa. Dari total 48 negara peserta yang berlaga di format baru ini, sebanyak 47 negara dipastikan berhasil mencetak minimal satu gol ke gawang lawan.

Hanya Panama yang tersisa sebagai satu-satunya tim dengan catatan nol gol sepanjang turnamen. Langkah tim berjuluk Los Canaleros tersebut resmi terhenti di fase grup setelah menelan kekalahan beruntun tanpa sekalipun bisa membobol gawang musuh, menjadikan mereka satu-satunya tim paling mandul di edisi kali ini. Sebelum turnamen akbar ini dimulai, beberapa negara debutan dan tim yang sempat mandul di edisi terdahulu sebetulnya diprediksi akan kesulitan, namun mereka justru berhasil memecahkan kebuntuan dan mencetak gol bersejarah mereka.

Fakta Menarik Lainnya Seputar Produktivitas Gol di Piala Dunia 2026

Dibalik meratanya sumbangan gol dari hampir seluruh negara peserta, berikut adalah beberapa fakta menarik lainnya yang menghiasi jalannya Piala Dunia 2026: Dengan ekspansi format dari 32 menjadi 48 tim, jumlah total pertandingan otomatis melonjak menjadi 104 laga. Hal ini membuat Piala Dunia 2026 secara matematis memecahkan rekor total gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia, melampaui rekor 172 gol yang tercipta pada edisi Prancis 1998 dan Qatar 2022.

Panggung Indah Bagi Para Debutan

Edisi 2026 menjadi berkah bagi negara-negara yang baru pertama kali mencicipi atmosfer Piala Dunia. Berkat penambahan kuota di setiap zonasi konfederasi, tim-tim debutan tidak sekadar menjadi pelengkap, melainkan mampu tampil mengejutkan dan langsung mencetak gol pertama mereka di panggung dunia sejak laga perdana fase grup.

Runtuhnya Rekor "Kutukan Nol Gol" Tim Non-Unggulan

Sebelum turnamen ini dimulai, ada kekhawatiran bahwa penambahan kontestan akan menurunkan kualitas pertandingan dan melahirkan tim-tim yang menjadi "lumbung gol" tanpa bisa membalas. Namun, kenyataan di lapangan berbicara lain. Tim-tim non-unggulan justru tampil spartan dan sukses memecahkan kebuntuan gol mereka, meninggalkan Panama sendirian di dasar infografis produktivitas gol.

Dua Sisi Mata Uang Format 48 Tim

Tingginya statistik negara yang berhasil mencetak gol memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola. Sebagian menilai ini adalah bukti bahwa peta kekuatan sepak bola dunia mulai merata, sementara sebagian lain menilai format baru dengan skema grup berisi 4 tim (atau opsi 3 tim sebelumnya) memaksa semua negara bermain lebih terbuka dan menyerang demi mengamankan tiket lolos, sehingga meminimalisir hasil kacamata (0-0). (*)

Editor : Indra Zakaria
#Panama