INGLEWOOD — Timnas Spanyol berpeluang besar mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 saat bersua Austria pada laga hidup-mati babak 32 besar di SoFi Stadium, Inglewood, Jumat pukul 04.00 Wita. La Roja jauh lebih diunggulkan dalam duel ini berkat kedalaman skuad, jam terbang di turnamen mayor, serta magis sang bintang muda, Lamine Yamal, yang diprediksi akan menjadi pembeda di lini serang.
Langkah Spanyol menuju fase gugur terbilang meyakinkan setelah keluar sebagai juara Grup H dengan torehan tujuh poin. Meski sempat ditahan imbang tanpa gol oleh tim debutan Cape Verde di laga pembuka, performa anak asuh Luis de la Fuente langsung melesat dengan melumat Arab Saudi 4-0 dan menundukkan Uruguay 1-0. Kekuatan utama Spanyol masih bertumpu pada lini tengah yang mewah, di mana trio Rodri, Pedri, dan Mikel Merino menjadi motor penggerak untuk mendominasi penguasaan bola serta mengatur ritme permainan.
Menghadapi laga krusial ini, de la Fuente sebenarnya diterpa badai cedera di sektor sayap karena kehilangan Yeremy Pino, Nico Williams, dan Victor Munoz. Kendati demikian, kehadiran Alex Baena yang menjadi pahlawan kemenangan kontra Uruguay, ditambah kreativitas tak terbatas dari Lamine Yamal, diyakini tetap membuat daya dobrak Spanyol menjadi momok menakutkan.
Di kubu lawan, Austria melaju ke babak gugur dengan status runner-up Grup J setelah melalui perjuangan yang dramatis. Skuad asuhan Ralf Rangnick tersebut nyaris angkat koper sebelum gol telat Sasa Kalajdzic di masa injury time menyelamatkan mereka dari kekalahan melawan Aljazair.
Austria dikenal sebagai tim yang gemar menerapkan strategi pressing ketat dengan intensitas tinggi. Pendekatan agresif ala Rangnick ini bakal menjadi senjata utama untuk merusak aliran bola dan kenyamanan para gelandang Spanyol. Beruntung bagi Austria, dua pemain pilar mereka, Marko Arnautovic dan David Alaba, dilaporkan sudah pulih dari masalah lutut dan siap turun sejak menit awal.
Duel ini akan menjadi ujian efektivitas bagi Austria dalam membendung dominasi La Roja. Jika lini pertahanan Austria lengah sedikit saja, tuah dan kelincahan Lamine Yamal siap menghukum mereka sekaligus mengantarkan Spanyol melenggang mulus ke babak 16 besar. (*)
Editor : Indra Zakaria