Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Taktik Jitu Berjalan Mulus, Murat Yakin Beberkan Kunci Sukses Swiss Singkirkan Kolombia

Redaksi Prokal • Rabu, 8 Juli 2026 | 10:45 WIB
Pemain Swiss rayakan kemenangan.
Pemain Swiss rayakan kemenangan.

 
VANCOUVER — Sukses besar diraih oleh Timnas Swiss di bawah komando Murat Yakin. Sang juru taktik secara terbuka menyebut seluruh strategi yang ia rancang berjalan sangat mulus hingga berhasil mendepak tim tangguh Kolombia di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Kemenangan ini menjadi momen yang sangat sakral karena berhasil mengakhiri penantian panjang publik Swiss selama 72 tahun untuk bisa kembali menembus babak perempat final. Kepastian tiket tersebut diraih secara dramatis melalui babak adu penalti dengan skor 4-3 setelah kedua tim bermain kacamata alias 0-0 selama 120 menit di Stadion BC Place, Vancouver.

Perubahan Taktik di Paruh Kedua Jadi Pembeda

Berbicara kepada laman resmi FIFA pada Rabu (8/7/2026), Murat Yakin membeberkan bagaimana dinamika strategi yang ia terapkan di lapangan untuk meredam agresivitas para pemain Kolombia sejak peluit awal dibunyikan. "Di awal pertandingan, kami membutuhkan pengalaman. Kami membutuhkan mentalitas yang tepat. Kemudian, pada babak kedua, kami melakukan pergantian pemain yang memberikan kami kendali lebih besar, terutama dalam penguasaan bola," kata Murat Yakin saat menganalisis jalannya laga.

Keputusan berani Yakin dalam menyegarkan lini tengah dan menyerang pada babak kedua terbukti ampuh membuat Swiss mendikte jalannya pertandingan dan meredam serangan balik cepat dari kubu lawan.

Faktor Eksekutor Dingin dan Sentuhan Dewi Fortuna

Lebih lanjut, pelatih berusia 51 tahun tersebut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para algojo penalti Swiss yang tampil dengan kepala dingin di bawah tekanan ribuan suporter di stadion. Keberanian mental para pemainnya menjadi pembeda utama dalam babak tos-tosan yang menegangkan tersebut.

Meski begitu, dengan sikap membumi, Yakin juga tidak menampik bahwa ada faktor keberuntungan yang ikut menaungi perjuangan Granit Xhaka dan kawan-kawan malam itu.

"Anda tentu selalu memiliki rencana. Ketika rencana itu akhirnya berhasil, rasanya jauh lebih memuaskan. Tentu saja, hari ini kami juga sedikit beruntung, dan itu adalah bagian dari sepak bola," tutur Murat Yakin menambahkan dengan penuh rasa syukur.

Langkah bersejarah ini kini membawa Swiss ke tantangan yang jauh lebih besar. Di babak perempat final Piala Dunia 2026 nanti, racikan strategi Murat Yakin akan diuji langsung oleh sang juara bertahan, Argentina, dalam laga hidup mati yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Arrowhead, Kansas, pada Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB. (*)

Editor : Indra Zakaria
#swiss