Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Sebut Mbappé 'Kamerun Terjajah', Komentar Rasis Senator Paraguay Dikecam Pemerintahnya Sendiri!

Redaksi Prokal • Rabu, 8 Juli 2026 | 12:45 WIB
Celeste Amarilla
Celeste Amarilla

ASUNCIÓN — Ketegangan hebat pecah di luar lapangan hijau pascalaga babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Prancis dan Paraguay pada Sabtu lalu. Pemerintah Paraguay secara resmi menyatakan sikap untuk “mengecam dan menolak” komentar bernada rasisme yang dilontarkan oleh salah satu senator mereka, Celeste Amarilla, kepada kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappé.

Sikap tegas ini diambil oleh pihak eksekutif setelah Senator Amarilla secara kontroversial memanggil striker anyar tersebut dengan sebutan "orang Kamerun yang terjajah" (colonised Cameroonian), yang memicu kemarahan global.

Mbappé Berang, Sebut Komentar Sang Senator Menjijikkan

Kylian Mbappé tidak tinggal diam mendapati dirinya menjadi sasaran serangan verbal yang menyerang garis keturunannya. Penyerang tajam Les Bleus tersebut langsung melempar respons keras dan mengutuk balik pernyataan dari sang politikus.

Mbappé menyebut komentar Amarilla “menjijikkan” dan “rasis” atas penghinaan yang dialamatkan kepadanya setelah pertandingan tensi tinggi kedua negara tersebut usai. Namun, bukannya menarik ucapan atau melunak, Senator Celeste Amarilla justru berbalik arah dan kini secara sepihak menuntut permintaan maaf dari Mbappé karena tidak terima dirinya dituduh sebagai seorang rasis.

Pemerintah Paraguay Pasang Badan Jaga Hubungan Diplomatik

Guna meredam eskalasi konflik agar tidak mencederai hubungan bilateral antarnegara, Pemerintah Paraguay langsung mengambil tindakan cepat pada Senin waktu setempat dengan merilis pernyataan resmi yang mengutuk keras perbuatan senatornya sendiri.

Pemerintah Paraguay menyatakan bahwa pernyataan Amarilla “bertentangan dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang menginspirasi kehidupan damai serta penghormatan terhadap martabat manusia yang dipromosikan negara kami.”

Sikap berjarak yang diambil oleh pemerintah ini menegaskan bahwa tindakan rasisme personal yang dilakukan oleh anggota parlemen tersebut sama sekali tidak mencerminkan sikap resmi negara Paraguay terhadap sportivitas dan penghormatan dalam dunia olahraga internasional. (*)

Editor : Indra Zakaria
#celeste amarilla