Kali ini, Swiss-Belhotel Borneo Samarinda hadirkan dua olahan nasi dengan cita rasa pedas gurih. Sederhana, namun rasa dijamin tak kalah sedapnya. Sama-sama memiliki isian melimpah, sehingga makan jadi lebih puas.
NASI bakar satu ini hadir lebih istimewa. Alih-alih gunakan nasi putih biasa, Executive Chef Budi Harimanto memilih nasi lemak atau nasi gurih. Sehingga, cita rasanya lebih keluar ketika berpadu dengan aneka lauk di dalamnya.
“Mirip kayak cara buat nasi liwet. Ada pakai santan, kemudian daun jeruk, serai, lengkuas. Dimasak sampai tanak, setelah itu nasi yang masih panas ini kita tata di atas daun pisang dan diisi dengan berbagai lauk,” beber Budi.
Urusan lauk, Budi tak mau pelit. Mulai suwiran rica-rica ayam, empal daging yang juga disuwir-suwir, kacang panjang tumis dan telur asin. “Niatnya mau tambah lagi ikan teri, tapi ini sudah cukup ramai lauknya. Belum lagi kita pakai sambal terasi di dalamnya,” lanjut dia.
Setelah itu, nasi dan lauk yang sudah ditata di atas daun pisang kemudian digulung. Dibakar hingga seluruh bagian daun mengeluarkan aroma wangi dan berubah warna. Tak butuh waktu lama, cukup 10 menit saja.
“Kita sajikan dengan lalapan dan tambahan sambal terasi untuk yang selera pedas. Sebenarnya, ini masakan sederhana, tapi memang membuatnya satu-satu. Nasi dimasak sendiri, masing-masing lauk dimasak sendiri. Tapi, tetap enak lah,” sebutnya.
Aroma wangi khas bakaran dari daun pisang, berpadu dengan pedas gurih nasi serta lauknya. Membuat makan jadi semakin berselera. Nah, tak hanya nasi bakar tjuk. Ada pula nasi goreng tom yum yang tak kalah gurih.
Hidangan ala Negeri Gajah Putih itu disajikan menarik dengan dibungkus telur dadar. Semakin gurih dengan campuran telur yang dimasak bersama nasi. Isiannya pun melimpah. “Ada cumi-cumi, udang, bakso ikan. Kita juga pakai beberapa potong cabai rawit merah biar semakin pedas. Penyajiannya memang tidak pakai sambal, karena sudah pedas dari potongan cabai,” jelas Budi.
Sebagai pendamping, kerupuk puli dan acar akan semakin menyempurnakan cita rasa. Baik nasi bakar dan nasi goreng dibanderol dengan harga sama. Yakni hanya Rp 55 ribu nett per porsi. Tersedia selama promo Januari di Swiss Café. (ndu/k15)
RADEN RORO MIRA
@rdnrrmr
Editor : izak-Indra Zakaria