WASHINGTON DC – Kemenangan aktris Jane Fonda, 81, dalam pergelaran British Academy of Film and Television Arts (BAFTA) Los Angeles Britannia Awards tahun ini begitu fenomenal. Seharusnya dia menerima piala Stanley Kubrick Award for Excellence in Film di gala dinner pada Jumat (25/10) waktu setempat. Namun, Fonda ’’mendapat’’ penghargaan tersebut lebih awal.
Aktris kelahiran 21 Desember 1937 itu menyampaikan pidato kemenangannya saat ditangkap di depan Gedung Capitol, Washington DC. Pada Jumat pagi lalu, Fonda diamankan karena mengikuti demonstrasi terkait dengan perubahan iklim. Dengan tangan terkunci zip tie sambil digiring petugas keamanan, aktris yang juga dikenal sebagai instruktur senam dan yoga tersebut menyampaikan pidato supersingkat.
’’Thank you BAFTA. BAFTA, terima kasih atas piala Stanley Kubrick untuk kategori Film Terbaik. Maaf, aku enggak bisa ke sana,’’ ucapnya sambil mengangkat tangannya yang terikat. ’’Aku merasa sangat terhormat,’’ lanjut dia.
Penahanan aktris pemilik dua piala Oscar itu bukan yang kali pertama. Total, Fonda telah tiga kali ditangkap. Seluruhnya berlangsung pada Jumat. Dia ditahan karena menginisiatori Fire Drill Fridays, aksi protes yang dinilai melanggar hukum. Selama tiga kali pula, Fonda ditahan bersama lawan mainnya di Grace and Frankie, Sam Waterston dan aktor Ted Danson.
Sebelum menginisiatori Fire Drill Fridays, Fonda memang terkenal vokal sebagai aktivis. Mulai era Perang Vietnam pada 1970-an, Perang Iraq, hingga mendirikan lembaga perlindungan hak perempuan Women’s Media Center pada 2005. Demi aksi peduli perubahan iklim setiap Jumat, dia bahkan rela pindah ke Washington DC mulai pertengahan tahun.
’’Kami akan sepenuhnya terlibat dalam pembangkangan ini. Kami siap ditahan setiap Jumat hingga setidaknya Januari tahun depan,’’ tegasnya sebagaimana dikutip Washington Post.
Fonda menjelaskan, Fire Drill Fridays terinspirasi oleh perjuangan para suku asli serta aktivis muda Greta Thunberg. (EW/fam/c14/jan)
Editor : izak-Indra Zakaria