JAKARTA- Puteri Indonesia 2022 Laksmi De-Neefe Suardana bertolak ke Amerika Serikat pada Senin malam (26/12). Dia akan mewakili Indonesia di kontes kecantikan dunia Miss Universe yang digelar di New Orleans, Louisiana.
Tiba di Bandara International Soekarno-Hatta, Laksmi disambut meriah oleh ratusan para penggemarnya yang datang menggunakan busana nuansa merah putih. Perempuan asal Bali itu mengenakan gaun koktail satu bahu karya rancangan busana Mety Choa. Lagu kebangsaan Indonesia Raya pun dipederngarkan sebelum Laksmi menuju ke area boarding.
Dalam kesempatan itu, dia menunukkan perasaan bahagia sekaligus bangga bisa melenggang ke kompetisi bergengsi membawa nama baik Indonesia. Apalagi, ini merupakan kontes kecantikan internasional pertamanya. “Aku sangat excited karena aku adalah respresentatif Indonesia dan ratusan juta orang yang ada di dalamnya. Ya, aku bisa di sini karena kalian semua,” ucap Laksmi.
Sementara dalam sesi live Instagram kemarin pagi (27/12), Laksmi memberikan kabar terbaru mengenai dirinya yang tengah transit di Handeda Airport, Jepang. Dia menceritakan bahwa penerbanganny sangat menyenangkan.
Walaupun sempat mengalami masalah, namun Laksmi meyakini bahwa kondisinya dalam keadaan prima. “Agak sedikit turbulensi, tapi nggak apa-apa. Seru banget pokoknya. I’m amazing right now,” kata Laksmi.
Hambatan tersebut tidak menyurutkan semangat perempuan kelahiran 29 Januari 1996 itu menghadapi rangkaian kegiatan Miss Universe yang finalnya digelar pada 14 Januari. “Aku malah sangat excited ke Amerika. Karena aku sangat bangga membawa nama Indonesia, juga Bali,” jelas Laksmi.
Dia mengaku masih tak percaya menjadi bagian dari Miss Universe. ”Ini kayak mimpi. Pengalaman yang begitu nyata,” ujarnya. Tak menampik, Laksmi mengakui bahwa hidupnya berubah semenjak dinobatkan menjadi Puteri Indonesia 2022. “Ini mengubah hidupku selama tujuh bulan terakhir. Ini semua tentang kepercayaan diriku,” jelasnya.
Alumnus Royal Melbourne Institute of Technology tersebut tak akan menyiakan kesempatan emas yang didapatnya ini. Laksmi berjanji akan memberikan penampilan terbaiknya di ajang kecantikan bergengsi itu. “Semoga setelah kita absen setahun bisa memberikan kesan yang sangat baik di Miss Universe,” harap dia.
Dalam misinya, anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Janet De-Neefe dan Ketut Suardana itu bakal mengusung advokasi mengenai dunia literasi. Laksmi mengaku paham betul bahwa isu yang dibawanya ke kancah dunia masih asing terdengar. Meski begitu, dia tetap berupaya agar tujuannya itu bisa tercapai.
Dia ingin khalayak sadar bahwa dengan meningkatkan literasi membaca bisa merubah masa depan yang lebih baik. Terutama di Indonesia. Apalagi, misinya itu sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan Indonesia Emas 2045. “Isu ini jarang dibawa ke dunia pageant, tapi ini sangat penting untuk dibicarakan. Jadi, kita harus memperluas wawasan,” papar Laksmi. (shf/ayi)
Tahukah Anda?
Laksmi De-Neefe perempuan Bali pertama yang terpilih sebagai Puteri Indonesia.
Laksmi adalah blasteran ayah dari Indonesia dan ibu dari Australia.
keturunan dari ibundanya, Janet De-Neefe yang merupakan dari Australia.
Kepeduliannya pada dunia sastra dan literasi menurun dari ibunya, Janet De-Neefe yang g merupakan seorang penulis.
Laksmi punya kebiasaan membaca satu buku satu minggu.
Dia membawa national costume bertajuk Phinisi dengan berat 6 kilogram.
Editor : izak-Indra Zakaria