Voice over merupakan salah satu teknik penyiaran dan menjadi salah satu bidang karir yang belakangan memiliki banyak peminat.
Penggunaan voice over biasanya dapat dijumpai pada iklan radio, TV, public announcement (seperti pengumuman di bandara dan kereta), film, animasi dan lain sebagainya.
Menjadi voice over talent tentunya membutuhkan latihan yang tidak singkat, yaitu secara bertahap dan konsisten dalam menjalankannya.
Terdapat tips - tips untuk menjadi voice over talent yang baik, sebagai berikut.
1. Memiliki pelafalan yang jelas
Berbicara jelas menjadi skill pertama untuk mendukung voice over. Karena kejelasan adalah kunci.
Sehingga kalimat yang disampaikan dapat diterima pendengar dengan tepat.
Cara memiliki pelafalan yang jelas adalah memperbanyak praktik berbicara dengan pengucapan yang benar yang kemudian direkam dan didengar kembali untuk menilai kelancarannya.
2. Melakukan Pemanasan
Tidak hanya atlet yang butuh pemanasan, namun dunia voice over juga membutuhkan sebelum memulai rekaman.
Pemanasan yang sering dilakukan adalah meregangkan otot - otot wajah dengan senam wajah, merilekskan otot - otot leher, melatih pernapasan.
Dengan melakukan pemanasan, maka akan membantu dalam melancarkan pembacaan naskah dan proses rekaman.
3. Memahami tempo
Tempo bicara disesuaikan dengan naskah yang dibaca. Berbicara terlalu cepat atau tidak sesuai dengan tujuan naskah akan membuat pendengar kesulitan memahami informasi yang disampaikan.
Maka dari itu pentingnya memahami naskah untuk mengetahui seberapa cepat atau secara lambat dalam penyampaiannya.
4. Memiliki intonasi yang tepat
Intonasi atau penekanan dalam menyampaikan pesan sangat diperlukan untuk memperjelas informasi yang disampaikan.
Terlihat seperti sederhana namun apabila salah intonasi atau penekanan pada suatu kalimat, maka akan memiliki arti lain.
5. Karakteristik suara
Setiap orang memiliki karakteristik berbeda dan bervariasi. Akan tetapi, karakteristik dapat dibentuk.
Dalam naskah voice over juga memiliki karakteristik yang berbeda - beda dan cenderung lebih hidup.
Pengisian latar suara tidak jauh beda dengan akting, maka dari itu skill pemahaman naskah sangat dibutuhkan untuk mengetahui karakteristik suara yang sesuai.(*)
Editor : izak-Indra Zakaria