Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kereta Tanpa Rel Mulai Berdatangan di Balikpapan, Kelak akan Berputar di IKN, Rute Searah Jarum Jam

Redaksi Sapos • Sabtu, 3 Agustus 2024 | 15:40 WIB
BERTENAGA LISTRIK. Penampakan rangkaian Autonomous Rail Transit (ART) yang tiba di Pelabuhan Kariangau, Balikpapan. Kendaraan bertenaga listrik ini akan menjadi alat transportasi utama di IKN.
BERTENAGA LISTRIK. Penampakan rangkaian Autonomous Rail Transit (ART) yang tiba di Pelabuhan Kariangau, Balikpapan. Kendaraan bertenaga listrik ini akan menjadi alat transportasi utama di IKN.

 

Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dilengkapi kereta api tanpa rel yang digerakkan tenaga listrik. IKN menjadi daerah pertama yang menerapkan transportasi teknologi ini. Pembangunan kereta api tanpa rel di IKN menjadi lompatan penggunaan teknologi transportasi masa depan.

Dikutip dari keterangan resmi, Kementerian Perhubungan Februari lalu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sudah meninjau lokasi dari pembangunan kereta otonom ini. Disebut Autonomous Rail Transit (ART) di Ibu Kota Nusantara. 

 

Nantinya, teknologi transportasi masa depan atau ART berupa kereta tanpa rel ini, akan dioperasikan dengan menggunakan baterai. Baterai ini akan disubstitusikan dengan magnet dan marka jalan. 

Disebutkan pula bahwa kereta tanpa rel ini rencananya akan berada di dua wilayah. Dimana yang pertama ada di kawasan Sumbu Kebangsaan Timur. Budi juga telah mengumumkan bahwa Autonomous Rail Rapid Transit (ART) telah hadir di Balikpapan dan akan segera dilakukan uji coba di Ibu Kota Negara (IKN).

Satu rangkaian kereta otonom tanpa rel atau Trem Otonom Norinco (CRRC Zuzhou) telah tiba di Balikpapan Jumat (26/7) pekan lalu. Sementara, rangkaian lain, Trem Otonom CRRC Qingdao Sifang, dijadwalkan tiba di Pelabuhan Semayang pada Rabu,(31/7). 

Menteri Perhubungan langsung meninjau kereta otonom tersebut di Pelabuhan Kaltim Kariangau Terminal, Balikpapan. Ia menuturkan bahwa kereta otonom ini akan segera dibawa ke IKN pagi ini (1/8) usai proses kepabeanan selesai. Kemudian, kereta juga akan diuji coba bersama Presiden Jokowi pada Senin, (5/8). Dimana showcase operasional trem dijadwalkan berlangsung dari Oktober hingga Desember 2024.

"Kami berharap semua proses ini berjalan lancar sehingga trem otonom dapat beroperasi pada Hari Kemerdekaan, 17 Agustus nanti," ucapnya pada awak media di Balikpapan. Dirinya juga menjelaskan, bahwa kereta otonom tanpa rel ini diharapkan menjadi ikon transportasi cerdas di IKN dan contoh untuk diaplikasikan di kota-kota besar lainnya seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, hingga Medan.

Nantinya, kereta otonom tanpa rel berfungsi sebagai kendaraan pengumpan (feeder) untuk peserta upacara Hari Kemerdekaan RI, dengan jalur operasional di Jalan Sumbu Kebangsaan Barat dan Timur IKN.

Kereta ini akan beroperasi dengan kecepatan jelajah 40 km/jam, memiliki tiga gerbong dengan kapasitas maksimal 302 penumpang, dan headway sekitar 5 menit. Untuk mendukung operasional kereta, Kementerian PUPR akan membangun halte yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat menaik-turunkan penumpang, tetapi juga sebagai fasilitas pengisian daya. 

 

"Kereta otonom tanpa rel dioperasikan dengan teknologi baru yang menggunakan baterai, dipandu oleh marka jalan dan magnet, sehingga ramah lingkungan dengan mengurangi emisi gas rumah kaca," jelasnya.

Inovasi ini merupakan langkah maju dalam dunia transportasi Indonesia, menawarkan solusi transportasi urban yang efisien dan ramah lingkungan. Hadirnya kereta otonom ini diharapkan dapat memacu perkembangan teknologi transportasi cerdas di seluruh negeri.

“Pola operasi yang akan kita gunakan di IKN yaitu ART ini akan berputar dalam rute searah jarum jam, sehingga kita gunakan dua trainset yang akan beroperasi, sementara satu sebagai cadangan,” pungkasnya. (mrf/nha)

 

 
Editor : Indra Zakaria
#IKN