Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Peringatan Tsunami oleh Jepang, Taiwan, dan Filipina Setelah Diguncang Gempa Berskala Besar

Indra Zakaria • 2024-04-03 13:50:00
Gambar bangunan runtuh pasca gempa 7,5 SR di Hualien, Taiwan. (Sumber: The Guardians)
Gambar bangunan runtuh pasca gempa 7,5 SR di Hualien, Taiwan. (Sumber: The Guardians)

 

 JepangTaiwan dan Filipina telah mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa bumi besar. Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan bahwa gempa berkekuatan 7,5 SR terjadi di dekat Taiwan tak lama sebelum pukul 09:00 pagi waktu setempat (00:00 GMT). JMA mengatakan bahwa penduduk di daerah sekitar Pulau Okinawa, Pulau Miyakojima dan Pulau Yaeyama harus segera mengungsi, dan memperingatkan akan adanya gelombang setinggi 3 meter (9,8 kaki).

Dilansir dari The Guardians, Badan Meteorologi Jepang melaporkan bahwa tsunami setinggi 30 cm mencapai Pulau Yonaguni pada pukul 9:18 pagi (0018 GMT).

"Gelombang tsunami mendekati pantai. Lakukan evakuasi secepat mungkin. Gelombang dapat menghantam berulang kali. Tetaplah mengungsi hingga semua peringatan dicabut," kata JMA.  

Dikutip dari Aljazeera, gempa yang terjadi di Taiwan terasa di seluruh pulau, dengan video yang dibagikan di media sosial menunjukkan beberapa pondasi bangunan terguncang dan tanah longsor di bagian timur pulau.

Sementara itu, di Taipei, kendaraan menepi di pinggir jalan, rak buku dan perabotan rumah tangga terjatuh karena kekuatan gempa. Kantor berita pusat Taiwan melaporkan bahwa hampir 10.00 rumah tangga tidak mendapatkan aliran listrik dan saat ini operasi pemulihan sedang berlangsung. 

Serangkaian gempa susulan terasa di ibu kota sekitar 15 menit kemudian dan terus berlanjut hingga satu jam berikutnya. Pemerintah Taiwan mengeluarkan peringatan tsunami untuk daerah pesisir, dan meminta penduduk untuk waspada.

Gempa yang terjadi pada pukul 7:58 pagi itu mengakibatkan banyak gedung rubuh di kota Hualien di bagian timur Taiwan. Berdasarkan informasi dari Taiwan’s Central Weather Administration, pusat gempa berada di 25 km sebelah tenggara Hualien. Badan seismologi Filipina mengatakan bahwa daerah pesisir diperkirakan akan mengalami gelombang tsunami yang tinggi. 

Pemerintah Filipina juga mengeluarkan peringatan tsunami, terutama untuk masyarakat di daerah pesisir Filipina seperti, Kepulauan Batanes, Cagayan, Ilocos Norte, dan Isabela.

Gugusan pulau Batanes adalah provinsi paling utara di Filipina, dan lebih dekat ke Taiwan daripada ke ujung utara Luzon, pulau terbesar dan terpadat di Filipina, yang terletak di bagian utara kepulauan. Cagayan, Ilocos Norte dan Isabela semuanya terletak di bagian utara Luzon.

Penduduk di daerah pesisir provinsi-provinsi ini telah sangat disarankan untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau pindah ke pedalaman. (*)

 

 
 
 
Editor : Indra Zakaria
#gempa